Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sistem pembagian order gojek Terbaru Tahun 2020


Pembagian-order-gojek



Saat ini sedang heboh tentang cara server gojek dalam membagikan atau memberikan order terhadap driver.

Pembagian orderan saat ini terkadang cenderung terasa aneh atau ada sebagian driver merasa tidak adil.

Ada yang bilang saat ini diberlakukan kembali sistem driver prioritas. Ada yang bilang pembagian orderan saat ini semaunya server memilih driver mana yang akan diberikan orderan.

Nah... Berangkat dari permasalahan diatas, saya menganalisa sendiri pembagian orderan server gojek versi "blogdriveronline" yang saya ambil berdasarkan pengalaman yang saya dapatkan saat sedang ngebid berdasarkan akun gojek yang saya miliki.

Langsung saja kita bahas dan pelajari bersama bagaimana cara server gojek membagikan orderannya kepada driver.

Ada dua jenis sistem pembagian order gojek yaitu sistem Pembagian order berdasarkan Prestasi driver dan sistem pemerataan order gojek.

Dari kedua jenis pembagian orderan tersebut diatas akan saya bahas satu persatu.

Sistem pembagian order gojek berdasarkan prestasi


Sistem pembagian orderan ini adalah sistem yang berlaku sebelum sistem saat ini. Saya tetap membahas ini untuk di jadikan perbandingan nantinya saat membahas tentang sistem pemerataan order gojek.

Sistem rangking ini cenderung mengutamakan jumlah penyelesaian orderan dan performa penyelesaian orderan oleh driver.

Semakin banyak orderan yang di selesaikan setiap harinya dengan performa yang bagus, semakin sering driver tersebut di berikan orderan.

Pemikiran saya diatas saya simpulkan dari memperhatikan kinerja atau hasil ngebid akun gojek yang saya jalankan.

Sistem prestasi sangat terlihat jelas dari pembagian skema driver. Driver yang sering tupo tentunya akan memiliki skema 22 26 30 dan diikuti skema berikutnya.

Skema 22 26 30 atau skema dewa ini akan lebih mampu untuk bersaing mendapatkan order di area yang banyak driver.

Walau ga semua skema tersebut dalam keadaan gacor, karena bisa saja skema tersebut tiba-tiba menjadi gagu. Tetapi itu pasti ada sebabnya.

Sistem prestasi ini sangat menuntut performa dan poin yang di dapat driver setiap hari.

Semakin tinggi poin yang di dapat dengan performa bagus, biasanya akun akan menjadi semakin gacor.

"Tapi ada kok akun yang selalu tupo dengan performa bagus tetapi tiba-tiba menjadi gagu"

Tentu hal yang saya sebutkan diatas sangat sering terjadi. Itulah kelemahan dari sistem prestasi ini.

Walau poin yang di dapat selalu tinggi dan di dukung performa penerimaan pekerjaan selalu bagus, akun gojek tentu saja bisa menjadi langsung drop dan gagu. Salah satu penyebabnya adalah rating jelek dari customer.

Jika kita tiba-tiba mendapatkan bintang 1 dan koment jelek, maka akun pasti akan langsung berat. Bersyukur tidak suspend.

Misalnya kita mendapatkan bintang 1 dengan koment driver banyak tanya, tentu hal seperti ini tidak akan langsung suspend karena tidak terlalu patal, tetapi akan menurunkan intensitas order.

Bintang 1 dari customer dan koment jelek yang tidak terlalu fatal akan di baca server sebagai penurunan prestasi kerja, itulah sebabnya akun cenderung menjadi berat terhadap orderan atau bisa di bilang gagu ataupun anyep.

Sistem peringkat atau prestasi ini sangat mengutamakan penilaian terhadap performa penerimaan pekerjaan dan jumlah poin yang di dapat.

Yang saya rasakan saat ngebid, saat tupo terus 30 poin setiap hari, akun berasa enteng banget. Jika 2 hari aja ga tupo, maka di hari berikutnya berasa akun menjadi agak berat. Tapi tidak gagu juga, cuma agak beda aja dari yang tupo setiap hari.

Ada lagi yang agak aneh tapi nyata. Akun saya yang tadinya lumayan hebat menurut saya, bisa di usahakan tupo setiap harinya, tiba-tiba bisa langsung ngedrop jika habis libur lebih dari 1 minggu. Bisa langsung anyep tanpa sebab. Bisa sampai 3 atau 4 hari baru bisa normal lagi.

Sekedar informasi tambahan tentang cara saya ngebid. Saya cuma bermain gofood jarak pendek, kecuali akun udah agak berat, jauh pun saya ambil.

Masalah gagu setelah libur panjang, banyak di alami teman-teman satu tongkrongan. Tapi lebih sadis akun gofood daripada akun goride.

Teman-teman yang main campur, tidak terlalu pusing jika abis libur. Klo yang fokus main gofood, lumayan puyeng jika habis libur seminggu.

Dari cerita saya diatas, saya menyimpulkan bahwa sistem pembagian order dengan sistem rangking atau prestasi saat ini sangat menuntut jumlah trek dan poin per2 minggu.

Jadi klo udah sampai 1 minggu tidak ngebid, ya Wassalam untuk beberapa hari saat mulai ngebid lagi. Tapi ada juga akun yang ga mengalami seperti ini.Ini yang saya ceritakan sesuai apa yang pernah saya alami.

Kesimpulan saya tentang jenis pembagian order oleh server gojek adalah dengan sistem rangking. Siapa yang berprestasi maka dia yang akan selalu di utamakan untuk di berikan order.

Akun yang berprestasi yang saya maksud adalah akun yang sering tupo dengan performa penerima pekerjaan sangat bagus. Misalnya rata-rata performa diatas 90 %.

Selain prestasi akun driver, pembagian order juga masih melihat dari riwayat akun. Riwayat order yang sering di ambil juga menentukan akun dalam mendapatkan order.

Misalnya akun gofood jarak pendek akan jarang sekali masuk orderan goride selama masih ada driver goride di sekitar area ngebid.

Riwayat pengantaran order juga bisa berpengaruh terhadap kita mendapatkan orderan.

Sering banget terjadi saya mendapatkan orderan yang areanya selalu berdekatan. Misalnya cuma sebelah gang atau cuma beda lorong aja.

sistem pemerataan order gojek tahun 2020


Lanjut ke sistem orderan yang kedua. Yaitu sistem pemerataan order. Sistem ini lebih mengedepankan cara memberikan orderan rata kepada setiap driver.

Jika telah selesai mendapatkan orderan, maka driver tersebut harus menunggu giliran untuk mendapatkan orderan berikutnya. Dan ini bisa memakan waktu hampir satu jam untuk mendapatkan orderan kembali.

Tapi ini masih bisa di akali oleh sebagian driver dengan cara ngebid di area yang banyak orderan gosend. Menurut informasi yang saya dapatkan, gosend tidak masuk ke dalam sistem pembagian orderan ini. Jadi masih bisa mendapatkan orderan lebih cepat.

Kelemahan dari sistem ini adalah, jika driver melewatkan sebuah orderan, maka driver tersebut harus menunggu giliran kembali dengan waktu yang relatif lama. Bisa sampai satu jam.

Sistem pemerataan kurang menguntungkan untuk driver yang fokus mencari rezeki hanya dengan mengandalkan jadi ojek online.

Perbandingan sistem pemerataan order dan sistem prestasi atau rangking


Kedua sistem ini memiliki keuntungan dan kekurangan. Dan sudah pasti, ada pro dan kontranya. Langsung saja kita bahas satu persatu.

Perbedaan dari segi cara memperlakukan akun


Sistem prestasi atau sistem rangking memiliki trik dan cara tersendiri agar akun menjadi lebih gacor.

Sistem prestasi akan mengusahakan agar performa selalu bagus agar akun senantiasa gacor dan menyelesaikan orderan sebanyak mungkin.

Sedangkan sistem pemerataan order tidak harus memiliki trik khusus. Jika harus memperjuangkan agar performa selalu bagus, karena jika sudah saatnya jatah dapat orderan, maka driver tersebut pasti mendapatkannya.

Jika di lewatkan, maka harus menunggu antrean berikutnya. Jadi sistem ini langsung memberikan dampak saat  melewatkan orderan, harus menunggu kembali.

Berbeda dengan sistem rangking. Dampak dari sering melewatkan orderan akan di rasakan 2 minggu ke depan setelah di lakukan penilaian.

Dampak dari kepada driver


Kedua sistem pembagian orderan gojek ini memberikan dampak kepada kedua jenis driver. Yaitu driver yang fokus menjadi ojol dan driver paruh waktu yang Cuma menjadi ojol saat memiliki waktu senggang.

Sistem rangking sepertinya lebih menguntungkan driver yang fokus menjadi ojek online. Karena sistem rangking melakukan penilaian terhadap akun perdua minggu.

Akun yang banyak menyelesaikan orderan dengan jumlah banyak dan performa penerimaan order yang bagus akan membuat akun semakin gacor. Dan ini lebih menguntungkan driver yang fokus menjadi ojol.

Sedangkan sistem pemerataan order lebih berpihak kepada driver paruh waktu. Hal ini lebih menguntungkan driver paruh waktu karena sistem pembagian order rata tanpa melakukan penilaian performa akun driver.

Mana yang lebih bagus ?

Saya mempunyai opini tersendiri tentang kedua jenis pembagian orderan ini. Tidak berpihak ke driver mana pun, yang fokus atau yang Cuma nyambi.

Saya lebih suka sistem prioritas atau sistem rangking. Kenapa ?

Pertama :Karena sistem rangking ada penilaian terhadap kinerja driver. Jika ingin gacor harus menyelesaikan banyak orderan dengan performa bagus. Berbeda dengan sistem pemerataan order .

Yang kedua  : Saat terpaksa cancel orderan atau ada orderan yang terlewat secara tidak sengaja, efeknya tidak langsung terasa. Akun tidak langsung anyep, masih ada kemungkinan masuk orderan lagi dalam beberapa menit.

Berbeda dengan sistem pemerataan orderan. Saat ada order yang terlewat, kita akan tunggu antrean kembali sampai saat jatah untuk mendapatkan orderan kembali. Mending jika jumlah driver dalam satu area tidak terlalu banyak, jika lebih banyak driver daripada penumpang, maka alamat akan menunggu lama. Bida satu jam lebih.

Untuk sistem rangking, jika akun sedang dalam kondisi sehat. Bisa mendapatkan 2 atau 3 orderan dalam satu jam. Sistem pemerataan akan sulit untuk mendapatkan kesempatan seperti ini.

Semoga sistem gojek bisa kembali seperti semula menjadi sistem rangking. Agar dapat di bedakan antara driver yang berprestasi dan bukan.

Penutup

Saya rasa sampai disini saja dahulu artikel tentang cara pembagian orderan oleh server gojek. Sebelum kata penutup, saya tegaskan lagi bahwa sistem pembagian order rangking ini sangat bergantung ke jumlah poin dan performa setiap harinya.

Jadi bagi yang ingin akun gacor harus berusaha sebisa mungkin menjaga performa penerimaan order dan poin sebanyak mungkin agar akun senantiasa gacor.

Walau kadang banyak rintangan yang harus kita lalui untuk menjaga performa agar selalu bagus.

Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa share ke media sosial teman-teman jika artikel ini bermanfaat serta tinggalkan koment teman-teman untuk membangun blogdriveronline ini agar menjadi lebih baik serta mampu memberikan artikel lainnya tentang trik dalam dunia perojekan.

Terima kasih banyak yang sudah mampir ke blog ini dan SALAM SATU ASPAL.


Fad
Fad Blogger "Jeme Kite". Menyukai blog dari 2018 dan belum bisa Fokus. Hanya membahas topik ringan dan seputar pekerjaan. Belum tergabung dengan komunitas blogger dengan baik. Semoga kedepannya menemukan teman baru.