Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ribuan Driver online kehilangan pekerjaan disebabkan ulah customer

Nasib dan kelangsungan status akun driver online khususnya gojek sangat bergantung pada rating atau bintang yang di berikan oleh pelanggan ojek online.

Banyak Driveronline yang kehilangan pekerjaannya cuma karena keisengan atau ketidaktahuan oknum customer serta ketidakbijakan penggunaan aplikasi ojek online.

Artikel ini sengaja saya buat untuk berbagi pengalaman dan cerita agar pengguna ojek online lebih berhati-hati dalam memberikan komentar dan penilaian terhadap pelayanan ojek online.

Banyaknya kasus Suspend dan Putus Mitra driver ojek online hanya karena komentar miring dari customer ini membuat saya ingin berbagi dan menjelaskan betapa penting atau betapa bahayanya komentar pemakai ojek online yang di berikan kepada driver.

Diartikel ini saya khusus menjelaskan efek negative yang diterima driver ojek online jika mereka mendapatkan komentar miring dan bintang (rating) jelek dari customer.

Berikut ini sudah saya rangkum dampak negative dari rating buruk terhadap driver gojek.

Gambar driver online

SUSPEND


Suspend merupakan hukuman terhadap driver yang harus mereka terima karena melanggar aturan ataupun menerima rating bintang 1 dan komentar miring dari customer.

Jika kita sebagai customer memberikan rating/penilaian bintang 1 dan komentar jelek tentang pelayanan sang driver dapat menyebabkan mereka tersuspend yang berarti mereka akan berhenti ngebid sampai waktu tertentu atau sampai mereka urus ke kantor gojek tentang komentar yang mereka dapatkan.

Sangat di sayangkan hal ini banyak terjadi hanya karena masalah sepele ataupun kejahilan pelanggan ojek online.

Jadi kita harus bijak memberikan bintang dan komentar di aplikasi ojek online. Jangan sampai karena ketidaktahuan atau keisengan kita dapat menyebabkan para driver online kehilangan mata pencariannya.

PUTUS MITRA (PM)


Putus Mitra merupakan salah satu hukuman berat buat para ojek online. Pemberian rating jelek dari penumpang ojek online bisa berdampak suspend dan bahkan bisa berujung putus mitra.

Terlihat sepele memberikan rating dan komentar, tapi itu bisa membuat para driver kehilangan pekerjaannya.

Ada beberapa kreteria komentar dan rating yang bisa langsung menghilangkan pekerjaan driver, misalnya terjadi perkelahian atau pemukulan atau tindak kekerasan. Hal ini bisa membuat driver langsung kehilangan pekerjaan jika di adukan lewat email ataupun di berikan rating cuma satu bintang dengan komentar pengaduan tindak kekerasan.

Hal-hal yang termasuk dalam kategori pelanggaran berat sehingga dapat menyebabkan driver kena putus mitra antara lain : tindak kekerasan, kriminal (perampasan, penodongan dsb.) serta pelecehan seksual.

SULIT MENDAPATKAN ORDERAN (ANYEP/GAGU)


Rating jelek (bintang satu) dan komentar negative dapat menyebabkan suspend, Putus Mitra dan ini yang ketiga : Akun gojek tiba-tiba jadi Anyep atau gagu.

Percaya atau tidak, ini terjadi pada akun gojek saya sendiri. Sebelumnya akun saya baik-baik saja dan cenderung gacor dan tiba-tiba berubah jadi melempem dan lebih cenderung anyep.

Saya mikirin sambil ngebid, apa yang salah. Setelah satu minggu baru keluar tuh komentar miring dan rating bintang satu. Memang tidak suspend, tapi anyepnya cukup membuat modal terkuras habis, karena selama satu minggu saya sangat sulit mendapatkan orderan.

Komentarnya ga seberapa menyakitkan tapi bintang satu. Saya mendapatkan komentar "banyak nanya" dan di berikan bintang cuma satu.

Saya ingat benar saat dapat orderan MCD dan alamat pengantarannya meleset jauh dari titik antar. Sudah di konfirmasi alamat dari awal, Cs yakin alamatnya benar.

Setelah saya anter sesuai titik, ternyata salah alamatnya. Tanya sana sini ga ketemu juga.

Akhirnya saya minta Cs untuk share lokasi via whatapps, dan malah makin salah. Lebih dari satu jam bolak balik nyari alamat dan akhirnya ketemu. Csnya malah ngambek, katanya gitu aja ga tau. Mau saya makan kepala tuh Cs, sayang aja saya ga doyan daging mentah.

Udah salah alamat, share lokasi juga salah, nyampe lokasi malah di marah-marahin. saya pikir cukup sampai disana aja, dan ternyata dia koment di aplikasi. Kan dongooo....

Sampai saat ini saya masih ingat persisi lorong dan kontrakan tuh cewek, saking jengkelnya. Tapi ya udahlah, jadikan pelajaran aja.

Dari kejadian di atas, saya menilai diri saya tidak salah, karena Cs yang salah menempatkan alamat, share lokasi juga Cs salah. Setelah saya sampai di lokasi dan ketemu Cs, bukannya minta maaf, malah marah-marah.

Untung anda ketemu saya yang sedikit lebih waras, coba klo ketemu driver yang lebih gila. Mungkin Cs seperti itu udah di karungin buat makanan ikan lele.

Sekarang saya lebih cenderung menjadi pemakai ojek online daripada menjadi driver. Jadi saya sedikit lebih memahami jika ada kejadian yang kurang enak saat saya memakai ojek online.

Disini saya mengajak para pemakai ojek online untuk lebih bijak dalam memberikan komentar penilaian tentang driver yang menjalankan orderan yang kita buat.

Jika ada pembaca blogdriveronline kurang memahami cara order atau pemakaian ojek online, saya juga telah membuatkan tutorial cara order ojek online agar sesuai dengan titik lokasi yang diinginkan di Youtube.

Berikut videonya :Cara order gojek agar sesuai alamat

GANGGUAN MENTAL DAN SEMANGAT NGEBID

Kadang sebagai driver tentunya pernah mengalami dan mendapatkan customer ketus mengatakan akan memberikan rating jelek dan komentar atas apa yang mereka alami.

Jika mendapatkan ancaman akan diberikan rating jelek, tentunya akan membuat mental kita ciut, bahkan biasanya semangat ngebid malah hilang karena memikirkan ancaman tersebut.

Belum juga di berikan rating atau penilaian, tapi kadang suasana hati sering susah dikendalikan. Mental dan semangat ngebid tiba-tiba lenyap saat mendapatkan ancaman akan diberikan rating jelek.

Dari beberapa kejadian efek dari komentar pemakai ojek online diatas, mana yang pernah teman-teman pernah dapatkan ?

Silahkan tinggalkan komentar teman-teman untuk memperkaya isi artikel ini. Semoga bermanfaat dan jangan lupa kirim saran dan kritik teman-teman untuk membangun blog ini untuk menjadi lebih baik lagi. Terima kasih sudah mau mampir ke blog ini. Wassalam.

Post a comment for "Ribuan Driver online kehilangan pekerjaan disebabkan ulah customer"