Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Aman menggunakan aplikasi gojek

cara aman menggunakan gojek


Cara aman menggunakan aplikasi gojek - Versi driveronline.com
Penggunaan aplikasi gojek saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat kota besar. Mau ngapain aja pasti ada solusi dari super aplikasi ini.

Aplikasi gojek saat ini melayani antar jemput sesuai keinginan. Aplikasi gojek juga menyediakan fitur pesan antar makanan, pengiriman barang, pijit, pembersihan rumah dan masih banyak lagi yang di tawarkan oleh aplikasi ini.

Tak heran jika jalanan kota besar di dominasi warna hijau sebagai lambang maraknya pemakaian aplikasi gojek ini.

Diartikel kali ini saya akan memberikan tips bagaimana cara aman menggunakan aplikasi ini agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Sebelum membahas tips aman menggunakan aplikasi gojek, baik itu sebagai driver ataupun sebagai customer.

Sebaiknya saya perlu bercerita terlebih dahulu alasan saya kenapa membuat artikel ini.

Walau tidak terlalu urgent, tetapi percayalah ini perlu kita lakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebagai driver gojek, saya pernah mengalami kejadian yang cukup membingungkan, tetapi untung ada teman-teman lainnya untuk bertanya. Jadi masalahnya cepat teratasi.

Saat itu saya sedang mendapatkan orderan gofood. Dan kebetulan resto tersebut sudah terdaftar sebagai restoran yang sudah goresto dan saya sudah cukup sering mengambil orderan di resto tersebut.

Jadi saya bisa memesan makanan yg di pesan customer gojek melalui telpon dan meminta kode verifikasi serta strukenya langsung. Biasalah, kita minta di kirim struke via whatapps.

cara aman menggunakan gojek

Setelah melakukan pemesanan, saya langsung pick up orderan gofood tersebut. Setelah estimasi makanan sudah siap, saya langsung menuju resto dan mengambil makanan dan struke aslinya.

Setelah saya mengambil makanan pesanan customer gojek,saya langsung menuju tempat parkir motor. Sambil berjalan, saya ambil ponsel dan membuka aplikasi gojek. Karena lupa dan saya pikir belum pick up. Saya geser kembali tombol pick up pada aplikasi gojek

Dan.....ting....tong...

Orderan selesai dan diminta memberikan rating kepada customer. Disini baru saya menyadari, bahwa orderan tersebut telah saya pick up sebelum sampai ke resto.

Hal seperti ini tentunya akan membuat kita bingung karena kita sudah tidak bisa komunikasi lagi dengan customer gojek tersebut.

Untuk kasus seperti ini kita bisa mendapatkan nomer ponsel customer kembali dengan dua cara :

Cara yang pertama :
Datang kembali ke resto tempat membeli makanan dan meminta data customer yang memesan makanan tadi.ini dapat kita lakukan jika resto tersebut sudah terdaftar sebagai resto yang sudah goresto

Bagaimana jika resto tersebut belum masuk goresto ?

Kita bisa memakai cara yang kedua :
Mungkin jalan terbaik adalah menghubungi call Center gojek untuk menanyakan nomer customer yang melakukan pemesanan.

Tips di atas tadi kadang sangat berguna jika kita sebagai driver online. Bagaimana jika kita sebagai customer ?

Saya saat ini lebih cenderung sebagai customer daripada driver. Karena saya lebih banyak menggunakan aplikasi ojek online sebagai aplikasi pembantu saya untuk mendapatkan makanan tanpa harus keluar dari kontrakan.

Maklumlah, saat ini saya lebih sering bekerja dan saya kebanyakan berada jauh dari istriku yang tercinta. Jadi untuk menggantikan istriku, saya lebih banyak memesan makanan dari aplikasi gojek.

Ada cerita saat saya lagi bekerja di malang. Selesai bekerja dan badan merasa lumayan capek di tambah lagi perut keroncongan tandanya sudah mau diisi. Tanpa menunggu lama, saya langsung melakukan pemesanan makanan melalui aplikasi gojek.

Setelah melakukan pemesanan seperti biasa, saat mendapatkan driver. Saya langsung konfirmasi pesanan sesuai aplikasi aja dan alamatnya sesuai titik. Sayang chat tidak mendapatkan balasan, tapi saya tetap menunggu balasan dari driver tersebut.

Setelah lebih dari 5 menit, saya mendapatkan notifikasi bahwa makanan sudah di jalan. Itu tandanya orderan saya tadi sudah di pick up oleh driver. Walau tanpa konfirmasi dari driver, saya tetap merasa dengan karena orderan telah di pick up tandanya orderan tersebut di jalankan.

Selang 20 menit kemudian, ponsel saya mendapatkan notifikasi kembali. Notifikasinya seperti biasa, aplikasi gojek mengucapkan selamat makan. Itu tandanya orderan telah di selesaikan oleh driver.

Sebenarnya agak kaget, orderan telah di selesaikan tanpa saya menerima makanan. Selain itu, saya full membayar pakai gopay. Waaaah.... rugi bandar dong !!!!

Jika saya tidak pernah menjadi driver, mungkin saya akan langsung marah dan memberikan rating bintang satu dan komentar barang tidak diantar. Otomatis uang saya akan kembali.

Untung saat itu saya masih bisa berpikir lebih sehat, siapa tau driver secara tidak sengaja menyelesaikan orderan tersebut.

Saya menunggu lebih dari satu jam dan tidak ada berita atau kabar dari driver tersebut.

Singkat cerita, karena tidak ada kabar dari sang driver, akhirnya saya terpaksa cari nomer telp driver ke resto tempat saya memesan makanan. Beruntung resto berkenan memberikan nomer driver yang mengambil pesanan atas nama saya.

Setelah telpon berkali-kali tidak diangkat, akhirnya saya terpaksa kirim pesan whatapps dengan nada ancaman akan melaporkan dan memberi rating jelek jika tidak ada kabar sampai esok hari.

Dalam waktu 10 menit, driver akhirnya memberikan penjelasan bahwa orderan tidak sengaja terselesaikan.

Berbekal share lokasi, akhirnya makanan pun datang. ALHAMDULILLAH ternyata driver tidak mempunyai niat buruk dan makanan pun saya terima sesuai pesanan.

Dari cerita diatas kita bisa ambil hikmahnya. Jangan terlalu cepat memberikan rating jelek kepada driver. Banyak kejadian yang tak terduka yang bisa terjadi saat sedang menjalankan order.

Selain pesan moral diatas, sebenarnya kita bisa mendapatkan data driver dengan cara meminta informasi ke resto tempat kita memesan makanan. Dengan syarat restoran tersebut sudah masuk goresto.

Sebagai pengguna ojek online ataupun sebagai driver online, sebaiknya kita menyimpan nomer telp nomer customer atau nomer driver yang sedang menjalankan.

Agar tidak memenuhi phonebook pada ponsel, sebaiknya kita cuma copy nomer yang customer atau driver yang sedang menjalankan order. Jika sudah di copy, kita akan dengan mudah untuk melihat nomer tersebut jika di butuhkan. Tinggal kita Pastekan saja nomer yang tadi telah kita copy.

Saya rasa sampai disini saja dahulu artikel ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentar teman-teman untuk membangun blogdriveronline ini.

Terima kasih

Post a comment for "Cara Aman menggunakan aplikasi gojek "