Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mendapatkan rating jelek dari customer ? Kalian pasti melakukan ini

Bekerja sebagai driver online terkadang bikin deg-degan, salah sedikit aja rating yang di berikan customer dapat membuat akun anyep ga ketulungan bahkan berujung suspend dan yang paling parah bisa putus mitra (PM).

Di artikel penyebab driver gojek mendapat rating jelek dari penumpang ini, sobat mempelajari betapa penting rating untuk para driver dan sekaligus menganalisa penyebab kenapa driver gojek bisa mendapatkan rating yang jelek dari Customer.

Rating adalah penilaian bintang yang di berikan Customer setalah orderan telah di selesaikan oleh driver. Rating ini dapat mempengaruhi kinerja akun driver gojek

Gambar rating driver gojek

jika mendapatkan rating jelek atau bintang satu, dapat menyebabkan suspend ataupun sulit mendapatkan order. Saya sering mengalami hal ini.

Jadi hati-hatilah jika memberikan rating terhadap driver karena hal itu dapat menyebabkan jalan rezeki mereka tertutup hanya karena hal sepele. Jika driver tidak melakukan pelanggaran berat, sebaiknya jangan di berikan rating yang buruk.

Komentar saat memberikan rating (bintang) juga merupakan hal yang terpenting karena komentar jelek dapat langsung membuat driver langsung terkena suspend.

Jangan cuma karena hal kecil, driver di berikan komentar yang jelek apalagi mengada-ngada. Kasihan mereka sebenarnya sedang mencari nafkah untuk keluarga mereka

Sistem Gojek atau aturan gojek sangat mendewakan Konsumen/Customer/pelanggan gojek atau dengan kata lain Customer selalu benar dalam sebuah kasus. Sudah Banyak korban driver yang putus mitra cuma gara-gara hal sepele dan mendapat komentar jelek dari pengguna aplikasi gojek.

Kesalahan kecil driver dapat membuat mereka kehilangan pekerjaan jika Customer tidak terima dengan hal tersebut.

Artikel ini saya buat dengan tujuan agar customer menyadari bahwa pentingnya sebuah rating bagi driver gojek.

Selain untuk customer, artikel ini di tujukan juga buat driver gojek agar dapat mempelajari apa saja yang harus di lakukan agar tidak mendapatkan rating yang jelek dari customer dan berusaha memberikan layanan terbaik agar rating selalu bagus.

Cara Berkendara yang buruk


Cara berkendara saat membawa penumpang tentu mempengaruhi rating yang akan di berikan customer. Sering terjadi mendapatkan bintang satu dan komentar jelek karena cara berkendara yang salah seperti ugal-ugalan, melakukan pengereman yang mendadak, berkendara yang membahayakan karena selap-selip demi mengejar waktu, menerobos lampu merah dan masih banyak lagi yang lainnya.

Hal ini tentunya akan mempengaruhi rating yang akan kita dapatkan dan bahkan bisa menjadi penyebab rating jelek dari penumpang.

Walau tidak di pungkiri, terkadang sering terjadi kita mendapatkan customer yang ingin buru-buru karena terlambat berangkat ke kantor, sekolah atau harus sampai ke stasiun secepat mungkin karena takut ketinggalan kereta.

Untuk menghindari rating jelek dari customer, sebaiknya menghindari atau minta cancel saja jika mendapatkan orderan yang buru-buru karena orderan seperti ini rawan akan rating jelek dan mengganggu konsentrasi kita saat berkendara karena tidak fokus dan takut tidak bisa mengejar waktu yang di inginkan konsumen.

Kurang Komunikasi


Saat mendapatkan order, hal pertama yang harus kita lakukan adalah menghubungi penumpang menanyakan keberadaannya serta ciri-cirinya agar memudahkan dalam penjemputan.

Kesalahan dalam berkomunikasi atau lamban memberikan respons dapat menjadi penyebab mendapat rating yang jelek dari customer. Oleh sebab itu, lebih baik langsung menghubungi pelanggan saat mendapatkan orderan.

Pelayanan Lama

Pelayanan yang lama dapat menyebabkan customer gojek menjadi murka dan efeknya terhadap driver itu sendiri.

Terkadang para pemakai gojek tidak mengerti apa yang terjadi sehingga pelayanan dalam pembelian makanan yang mereka pesan jadi lama.

Misalnya resto sedang ramai pembeli sehingga kita harus mengantre lama ataupun memang ada resto yang memiliki pelayanan sangat lama.

Untuk menghindari mendapatkan rating yang jelek, lebih baik jangan mengambil order pada resto yang memiliki riwayat pelayanan lamban.

Salah Jemput customer

Fakta yang sering terjadi di dunia perojolan, entah itu kesalahan driver yang tidak konfirmasi ataupun customer yang sibuk main Hp sehingga terjadi kesalahan dalam pengantaran penumpang.

Saya pun pernah mengalami hal ini. Salah dalam ambil penumpang dan akhirnya harus balik lagi ke tempat penjemputan untuk bertukar penumpang.

Sebaiknya harus benar-benar di konfirmasi nama dan alamat penumpang gojek agar hal ini tidak terjadi agar kita tidak mendapatkan sesuatu yang tidak di inginkan.

Salah Beli Makanan atau belanjaan


Bagi driver yang sering ambil orderan gofood, ini bukan hal yang aneh lagi.

Banyak terjadi kesalahan baik itu karena kelalaian driver, salah paham saat pemesanan, lupa catatan yang di berikan customer dan kesalahan resto.

Kebanyakan yang terjadi di lapangan, apapun yang terjadi tetap aja driver yang disalahkan dan di berikan rating jelek.

Salah satu contoh kesalahan resto (kelalaian resto) yang harus di tanggung driver adalah pelayan resto lupa atau salah dalam pembuatan pesanan. Misalnya customer minta pedas malah di buatkan tidak pedas.

Customer pasti tidak mau tau dan tentunya akan memberikan rating bintang yang sedikit untuk driver tersebut.

Sebagai driver, terkadang kita tidak bisa mengecek barang pesanan karena sudah di kemas dan di segel oleh resto (walau hanya beberapa resto yang melakukan hal ini) sehingga sering terjadi kesalahan.

Selain hal tadi, kadang-kadang driver juga tidak mengerti belanjaan yang dia beli, apalagi di resto cepat saji seperti McDonald.

Ngotot atau cekcok dengan Customer


Pasti setiap driver pernah mengalami hal ini, baik driver goride, gosend ataupun gofood.

Cekcok yang terjadi biasanya berawal dari salah komunikasi, rute yang di tempuh atau pesanan yang tidak sesuai aplikasi.

Terkadang customer banyak yang aneh-aneh misalnya : minta parkir ke dalam gedung tetapi tidak memberikan biaya parkir saat pengantaran gosend ataupun gofood, meminta rute yang biasa dia lewatin padahal sedang macet parah dan ada rute yang lain yang di tawarkan driver tetapi menolak, minta berhenti dan belanja di pasar atau alfa/indomart dalam waktu yang lama sehingga hal-hal yang saya sebutkan tadi memicu perdebatan.

Plat Berbeda Dengan Aplikasi


Plat berbeda dengan aplikasi dan diberikan rating yang buruk dan berakhir dengan driver di pecat dari gojek (Putus Mitra/PM).

ini bukan hal yang tabu lagi dan sudah banyak kejadian yang menjadi viral. Padahal saat driver ingin menjemput sudah konfirmasi klo plat kendaraan berbeda dengan aplikasi karena kendaraan sedang di bengkel atau di pakai saudara.

Hati-hati jika pembaca blog ini merupakan salah satu driver yang plat motornya tidak sesuai aplikasi.

Hal ini sangat riskan terhadap penilaian penumpang. Banyak penumpang yang tidak mempersalahkan hal ini dan banyak juga penumpang yang tidak mau mengerti akan keadaan seperti ini .

Jika Plat nomer motor tidak sesuai aplikasi, maka driver harus konfirmasi sebelum penjemputan. Dalam perjalanan harus di buat senyaman mungkin dan hindari cekcok dengan penumpang karena ada sedikit kesalahan dapat membuat penumpang / customer murka sehingga di berikan rating yang jelek dan komentar tentang plat nomer kendaraan yang tidak sesuai aplikasi.

Salah Paham atau Perdebatan


Ramah terhadap penumpang boleh-boleh saja, tapi harus hati-hati jika sedang Ngobrol sama mereka.

Hindari obrolan yang memicu perdebatan atau kesalahpahaman misalnya politik.

Tau sendiri jika kita mendapatkan customer yang maniak ama politik, pasti ngobrolnya sana sini membicarakan tentang politik, sedikit saja berdebat dapat mempengaruhi rating yang mereka berikan.

Walau perdebatan tidak ada hubungannya dengan dunia perojekan, tapi hal itu dapat membuat mereka memberikan rating seenaknya sendiri.

walau tidak semua customer yang hobby politik akan seperti yang saya sebutkan tadi.

Customer Mau Menang Sendiri

Selama menekuni dunia perojekan, tentunya mendapatkan customer atau penumpang yang berbeda-beda karakter. Berhati-hatilah jika mendapatkan customer yang mau menang sendiri.

misalnya masalah rute, tempat jemput atau keinginan penumpang tersebut. Lebih baik mengalah daripada di berikan rating anjlok.

Ketidakpuasan Customer terhadap pelayanan

Namanya juga manusia, konsumen gojek juga manusia. Banyak ketidakpuasan mereka terhadap pelayanan yang kita berikan.
“Ada saja kurangya”

Penampilan, motor kotor, jaket dekil, makanan ga enak dan sebagainya dapat memicu sang raja memberikan rating jelek terhadap driver gojek.

Jika menemukan tife customer seperti ini, sebaiknya kita banyak-banyak berdoa semoga customer tersebut cepat sadar dan memaklumi kekurangan kita.

Pemilihan rute Perjalanan

Sebaiknya tanya penumpang yang akan kita bawa, mau lewat rute mana. Rute sesuai maps atau customer memiliki rute jalan pintas atau berikan penjelasan rute yang lebih baik jika kita mengetahuinya.

Tapi tetap lebih utama dengarkan apa yang mereka ingini agar kita terhindar dari komentar negative dari mereka.

Musim hujan
Saat musim hujan tiba, driver gojek juga banyak yang kena rating buruk dari customer. Kenapa ?

Driver tidak menyediakan jas hujan buat customer, masuk lubang karna jalanan tergenang air, customer kena cipratan lumpur, jas hujan rembes dan hal lainnya.

Saat turun hujan, mendingan neduh dan off bid sementara waktu sambil ngopi. Jangan ambil resiko keselamatan dan mendapatkan rating buruk dari customer.

Judes atau kurang ramah

Ngebid di terik mentari dan di tambah dengan kemacetan jalanan kadang membuat kita enggan untuk berbasa basi dengan customer.

Hati-hati dengan keadaan yang kurang menguntungkan ini, jangan sampai kita terbawa suasana panas dan macetnya jalanan. Customer tetaplah hal yang utama.

Selalu bersopan santun dan ramah kepada penumpang untuk mengurangi resiko mendapat rating jelek dan komentar pedas customer.ini dapat membuat akun gojek yang kita miliki terjungkal karena komentar jelek costumer atau penumpang kita.

Tips dan trik Mendapatkan Bintang 5 dari customer


1.Segera hubungi customer saat mendapatkan order. Pakai bahasa yang santun dan tanyakan lokasi penjemputan, ciri-ciri khusus mereka (misalkan warna baju) dan jangan biarkan mereka menunggu terlalu lama.
Jemput atau temui customer secepat mungkin.

2.Tawarkan masker dan haircup kepada penumpang
Hal yang wajib di tawarkan kepada penumpang yaitu haircup dan masker agar mereka merasa nyaman. Untuk area Jakarta, kekurangan masker sering menjadi sumber masalah driver mendapatkan rating jelek. Walau ga semua pengguna gojek begitu.

3.Berikan senyuman dan sapaan saat bertemu Customer
Terlihat sederhana, tapi itulah kesan pertama terkadang memberikan efek terhadap penilaian.

ada customer tertentu yang memperhatikan hal tersebut. Jangan sampai kita di nilai driver yang jutek.

4.Berkendara senyaman mungkin
Jika di minta buru-buru, tetap utamakan kenyamanan dan keselamatan penumpang

5.Tidak Bertanya Hal-hal yang bersifat pribadi
Diam adalah emas, mungkin ini akan menjadi lebih baik untuk menjaga privasi mereka. Kita diam bukan berarti tidak ramah.
Saat bertemu customer yang asik dan enak di ajak Ngobrol, hindari bertanya hal-hal yang bersifat pribadi.

6.Jangan lupa ucapkan terima kasih saat penumpang selesai membayar atau memberikan helm.
Semoga artikel singkat ini bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung blog ini
Baca juga artikel lainnya : Cara menjadikan akun gojek menjadi akun prioritas goride