Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

sistem pemerataan order gojek 2020 vs sistem rangking, pilih mana ?

Akhirnya update lagi, sedikit berbeda dengan biasanya. Kali ini driveronline.com membahas sesuatu yang lagi rame di media sosial. Yaitu sistem pembagian order yang baru buat driver gojek. Sistem yang dinilai merugikan driver.

Salah satu unggahan  yang menyatakan sistem baru ini membuat akun tersebut bekerja lebih lama untuk bisa tupo.  12 jam baru bisa tupo.

Sistem pembagian orderan gojek 2020

Melihat dari unggahan akun Twitter di atas, sudah jelas sistem pembagian orderan baru gojek ini kurang menguntungkan.

sistem pemerataan order gojek 2020

Sekedar kilas balik, sistem pembagian orderan sebelumnya adalah sistem ranking atau jaeger. Dimana sistem ini membagikan orderan dengan mengutamakan driver yang memiliki rangking atau peringkat yang bagus di mata server gojek.

Sistem rangking mengutamakan performa penerimaan pekerjaan dan jumlah orderan yang di selesaikan setiap hari oleh driver. Semakin bagus performa dan semakin banyak jumlah orderan yang diselesaikan, maka akun akan semakin gacor.

Sebaliknya, akun yang sering melewatkan orderan akan lambat laun akan menjadi sulit mendapatkan orderan.

Dengan sistem ranking atau jaeger ini, masih banyak driver yang mengeluh karena sulit mendapatkan orderan. Masih banyak driver yang anyep. Maka dikeluarkan sistem baru seperti saat ini. Yaitu sistem pemerataan order gojek di tahun 2020 dan ini sedang sangat ramai dibicarakan di komunitas driver online.

Dengan sistem ini, server gojek berusaha membagikan orderan secara merata ke setiap driver.

“Lebih bagus mana antara kedua sistem ini ? Lebih bagus sistem ranking atau lebih bagus sistem pemerataan orderan ?”

“Lebih bagus sistem pemerataan Lah”  jawaban seperti ini adalah jawaban driver paruh waktu dan driver yang tidak menjaga performa saat ngebid. Karena mereka ngojek hanya saat selesai bekerja. Hanya sekedar sampingan atau driver yang suka pilih-pilih orderan. Sehingga akun mereka anyep saat diterapkan sistem rangking

“Lebih bagus sistem rangking dong” “ karena sistem ini menuntut kamu bekerja dengan rajin tanpa menolak orderan” ini tipe jawaban driver prioritas. Driver prioritas biasanya adalah driver yang fokus sebagai driver online, bekerja full sebagai driver gojek.

Kedua versi penilaian diatas berdasarkan keadaan driver dan jenis akun gojek yang mereka miliki. Terus bagaimana menurut penilaian driveronline.com ?

Sistem pemerataan orderan akan memberikan orderan kepada setiap driver dan akan di gilir. Sistem ini akan membagikan orderan, jika kamu mengabaikan orderannya akan menunggu jatah orderan berikutnya. Sesuai dengan estimasi banyaknya orderan dan jumlah driver di satu zona orderan. Kamu bisa menunggu satu jam, dua jam ataupun lebih cepat. Sesuai jumlah orderan dan jumlah driver di zona orderan. Pembagian zonanya belum di ketahui, seberapa luas jangkauannya.

Sistem pemerataan order gojek atau sistem rangking, mana yang lebih bagus di tahun 2020 ?

Dan sistem ranking atau sistem jaeger membagikan orderan berdasarkan berdasarkan performa dan jumlah orderan yang diselesaikan driver dalam kurun waktu per dua minggu. Semakin sering kamu mengabaikan orderan, maka akun kamu akan cenderung lebih anyep. Sebaliknya, akun yang banyak menyelesaikan orderan dengan poin tinggi dan performa bagus akan menjadi lebih gacor.

“Lalu sistem mana yang lebih bagus ?”

Sistem pemerataan akan membuat orderan rata di bagikan ke semua driver. Dan akan di buat driver akan menunggu lama jika mengabaikan orderan. Dan sistem ini akan terasa langsung efeknya jika kamu melewatkan orderan. Akan menunggu jatah orderan berikutnya. Ini kurang menguntungkan buat driver yang biasa tupo dengan menjaga performa.

“ saya ga ada efeknya, tetap aja gini-gini aja, akun masih tetap gagu” mau sistem pemerataan orderan atau sistem rangking, sama aja gagunya”
Ada yang salah dengan HP kamu. Bukan sistemnya. Hp yang dipakai ngebid, sedikit banyaknya berpengaruh terhadap orderan. Jangan-jangan sinyal gps Hp yang kamu pakai ngebid tidak akurat atau lemah sehingga akun sulit terbaca keberadaannya oleh server. Kan server gojek membaca keberadaan akunmu berdasarkan akses lokasi kamu. Coba perbaiki settingan Hp kamu.

Baca juga Cara setting Hp gojek biar gacor pada artikel yang telah saya buat sebelumnya.

Sistem rangking membagikan orderan berdasarkan performa dan tingkat kerajinan driver. Kamu dituntut untuk menyelesaikan orderan dengan banyak dan performa bagus baru akun kamu akan menjadi gacor. Sistem ini tidak menguntungkan untuk akun paruh waktu atau akun driver nyambi. Karena akan kalah oleh akun driver yang fokus karena mereka banyak menyelesaikan orderan, tapi harus menjaga performa. Dan efek kamu yang sering mengabaikan atau cancel orderan tidak langsung terasa saat itu juga, tapi akan kamu rasakan setelah 2 minggu. Atau minggu ke tiga. Karena perhitungan skema dilakukan per dua minggu.

“Lagu sistem mana yang bagus ? Dari tadi kok muter-muter jawabannya”

Menurut versi driveronline.com lebih bagus sistem rangking. Karena sistem ini di berikan penilaian akun secara keseluruhan selama 2 minggu. Akun akan terasa efeknya setelah 2 minggu dan sistem ini lebih menguntungkan driver yang fokus ngojek. Buat kamu yang anyep karena Cuma ngojek sebagai sampingan, ya wajar saja. Namanya sampingan, sekedar nyari uang rokok.

Saya secara pribadi lebih mendukung sistem rangking. Karena jika menginginkan akun kamu gacor, kamu harus bekerja lebih keras dan menjaga performa akun. Selain itu, buat kamu yang nyambi jadi gojek, bisa kok menjadi gacor asalkan kamu mau menargetkan jumlah orderan setiap harinya. Memang kalian dituntut untuk ngojek lebih maksimal lagi.

Cukup sampai disini dulu analisa dari saya, silahkan tinggalkan komentar kamu untuk menambahkan atau memperbaiki jika ada kesalahan dalam penilaian ini.

Jika kamu setuju dengan opini ini, share ke media sosial kalian. Dan terima kasih banyak sudah mampir ke blog ini. Semoga kita bisa bertahan dengan keadaan ini. Aamiin