Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penyebab beton bocor walau sudah terpasang waterproofing

Bangunan yang sudah di aplikasi waterproofing kadang masih mengalami kebocoran. Hal ini membuat kita bertanya-tanya, apa yang menjadi penyebab beton bocor padahal sudah di aplikasi waterproofing.

Dari pengalaman saya saat bekerja di bidang waterproofing, saya rangkum beberapa hal yang menjadi penyebab beton bocor walau sudah di aplikasi waterproofing. Biar bisa di jadikan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan cara memperbaiki masalah bocor tersebut atau untuk evaluasi saat ingin mengaplikasikan kembali waterproofing pada area tersebut.

Umur Lapisan Waterproofing menjadi penyebab beton bocor

Saat memutuskan memakai pelapis anti bocor untuk sebuah bangunan, sebaiknya di pertanyakan kepada pihak penyedia layanan tentang berapa lama kekuatan material yang akan di pakai, garansi yang di dapat dan kelebihan material yang akan di pakai.

Ketahanan material waterproofing akan berkurang seiring umurnya setelah di aplikasi. Material yang sudah lama terpasang bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya bocor.

Sebaiknya ganti material waterproofing secara berkala sesuai dengan saran dari pihak aplikator waterproofing. Jangan biarkan bangunan dalam kondisi bocor terlalu lama karena dapat merusak strukture bangunan.

Tidak melakukan perbaikan beton sebelum memasang pelapis anti bocor

Saat akan melaksanakan pekerjaan waterproofing, ada perlakuan khusus pada area yang akan di aplikasi. Salah satunya memperbaiki area beton yang keropos ataupun retak. Metode perbaikan pun sangat beragam jenisnya.

Untuk area yang keropos bisa di perbaiki dengan grouting jika kerusakannya di anggap parah dan cukup dengan di patching jika area kerusakan tidak terlalu besar dan dalam.

Adapun pada area beton retak struktur, sebaiknya di lakukan injeksi epoxy untuk merekatkan kembali beton yang retak dan mengisi rongga kosong pada beton retak. Untuk perbaikan beton dengan metode injeksi, sudah saya buatkan artikelnya secara terpisah. Jika ingin membacanya silahkan kunjungi artikel ini : CARA PERBAIKAN BETON DENGAN METODE INJEKSI.

Perbaikan beton pra aplikasi waterproofing sangat perlu di lakukan agar lapisan waterproofing bisa bekerja maksimal dan lebih awet. Sebagian besar lapisan waterproofing akan cepat rusak atau patah pada area retak ataupun keropos. Jika hal seperti ini terjadi, bisa menjadi sumber masalah bocor sebuah bangunan.

Tidak di pasang Champer pada area pertemuan lantai dan dinding

Penutupan sudut pertemuan antara lantai dan dinding ( pembuatan Champer ) merupakan salah satu tahapan dalam persiapan lokasi saat akan di pasang pelapis anti bocor atau waterproof.

Champer berfungsi untuk mencegah patahnya material waterproofing karena terlalu menekuk pada area sudut bangunan. Tahapan ini adalah bagian yang sangat penting untuk di lakukan pada saat akan di aplikasi lapisan anti bocor.

Tidak di buatkan champer menjadi salah satu penyebab patahnya material waterproofing sehingga menyebabkan masalah bocor di kemudian hari.

Kesalahan Saat Aplikasi menjadi penyebab beton bocor

Saat Aplikasi waterproofing sangat di perlukan pengawasan khusus dan memastikan tenaga kerjanya ahli dalam bidang ini. Tidak semua pekerja bangunan mahir melakukan pekerjaan waterproofing.

Sangat di sarankan memakai tenaga yang berpengalaman dalam bidang ini untuk mencegah tidak berhasilnya pemasangan lapisan anti bocor.

Penyebab Beton BocorPenyebab beton bocor

Untuk anda yang sedang mencari tenaga profesional dalam bidang waterproofing, kami sarankan sebuah perusahaan yang sudah ahli dalam bidang waterproofing. Silahkan kunjungi CV. INDONITRO untuk memberikan solusi waterproofing terbaik untuk bangunan anda.

Pemakaian Material Waterproof yang tidak tepat

Konsultasikan dengan pihak aplikator waterproofing sebelum memutuskan jenis material waterproof yang akan di pakai pada sebuah bangunan. Jangan sampai salah dalam menentukan jenis pelapis anti bocor sehingga lapisan tidak bekerja dengan maksimal.

Sebagai salah satu contoh pemakaian material yang tidak tepat adalah menggunakan Membrane bakar pada area toilet yang kecil tapi memiliki banyak instalasi pipa. Hal ini akan menyulitkan pemasangan Membrane dan beresiko terbakarnya pipa saat sedang aplikasi lembaran waterproof. Sebaiknya gunakan jenis waterproofing coating untuk mempermudahkah aplikasi dan mendapatkan hasil yang maksimal.

Material Rusak

Material waterproofing yang rusak saat aplikasi ataupun rusak karena pemakaian menjadi penyebab utama bangunan bocor. Kondisi waterproofing yang sudah rusak memberikan celah untuk air menembus ke dalam beton.

Kerusakan Beton yang parah

Kerusakan pada beton yang parah dapat menyebabkan lapisan waterproofing ikut terkelupas ataupun robek. Hal ini akan menjadi penyebab bangunan sudah tidak terlindungi lagi dan berakibat bocor.

Gangguan Alam

Gangguan alam seperti gempa bumi dapat menyebabkan beton menjadi retak dan bahan waterproofing sudah tidak mampu menahan pergerakan beton. Keadaan seperti ini pasti akan merusak lapisan waterproofing dan menyebabkan masalah bocor.

Saya rasa cukup sampai di sini saja dahulu pembahasan kali ini. Semoga bermanfaat dan dapat di jadikan sebagai bahan untuk mencegah bangunan mengalami masalah bocor. Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan komentar untuk melengkapi kekurangan postingan ini