Waterproofing Coating, Metode dan Jenisnya yang wajib di pelajari

Bangunan bocor akan merusak kualitas sebuah bangunan. Bangunan akan tampak kusam dan kotor, belum lagi perabot yang ada di dalamnya juga akan terkena dampaknya. Berbagai solusi yang banyak di tawarkan saat ini untuk mengatasi bangunan bocor. Pemasangan pelapis anti bocor dan injeksi beton merupakan solusi terbaik.

Pada pembahasan kali ini, saya akan menjelaskan salah satu jenis waterproofing yang sangat mudah di aplikasikan. Dengan harga yang terjangkau dan memiliki ketahanan yang baik. Artikel yang saya buat ini fokus menjelaskan satu jenis pelapis anti bocor saja sehingga sangat mudah untuk di pahami.

Langsung saja kita mulai...

Waterproofing adalah suatu proses untuk melindungi beton dari masalah kebocoran. Baik itu dengan membuat beton kedap air ataupun membuat lapisan waterproof di bagian luar beton. Lapisan waterproof ini berfungsi untuk melindungi beton agar tidak bersentuhan langsung dengan air.

Dalam dunia kontraktor dan Proyek, ada beberapa jenis waterproofing yang sering di pakai sebagai pelapis anti bocor. Secara umum, waterproofing di bagi beberapa jenis antara lain : Waterproofing Coating, Membrane bakar dan Cair, Spray Waterproof dan integral.

Dari jenis waterproofing di atas, akan kita bahas salah satunya yaitu waterproofing coating. Dan.... untuk memudahkan pembahasan akan kita sebut sebagai Coating saja agar lebih singkat dan Mudah.

Pengertian

Waterproofing Coating adalah Lapisan waterproof yang di buat untuk melindungi beton agar tidak terhubung langsung dengan air. Lapisan waterproof ini mampu menjadi penghalang agar beton tidak tersentuh oleh air.

Waterproofing Coating
Metode-kerja-waterproofing-coating

Proses pemasangan Coating biasanya menggunakan kuas ataupun roller sesuai dengan kebutuhan atau rekomendasi produsen material.

Selanjutnya waterproofing coating lebih sering di sebut Coating. Mungkin dengan maksud dan tujuan agar mudah di ingat dan mudah di ucapkan.

Fungsi Waterproofing Coating

Lembaran Waterproof yang di hasilkan dari aplikasi waterproofing coating berfungsi sebagai material pelindung beton untuk mencegah air terhubung langsung dengan beton. Lapisan inilah yang menjadi pelindung beton agar bebas dari masalah bocor.

Selain sebagai pelindung beton, lapisan waterproof ini mampu membuat tampilan bangunan menjadi lebih bagus. Khusus untuk mendapatkan fungsi tambahan ini, harus menggunakan material Coating yang sudah tahan terhadap sinar matahari.

Jenis-Jenis Coating

Secara umum, Waterproofing Coating di bagi menjadi dua yaitu Exposed dan Non exposed. Perbedaan dari keduanya adalah dari segi ketahanan terhadap sinar matahari atau ultraviolet.

Coating exposed tahan terhadap sinar ultraviolet sehingga bisa di biarkan pada permukaan beton tanpa perlu di adakan proteksi. Sedangkan coating non exposed harus di lindungi dari cahaya matahari dengan melakukan pemasangan sreeding agar tidak terpapar sinar matahari secara langsung.

Selain kedua jenis di atas, ada juga waterproofing coating spray. Perbedaannya dari segi aplikasi dan sifat material. Jenis ini akan kita bahas pada postingan lainnya. Agar pembahasan tidak terlalu lebar. Kita fokus saja pada dua jenis coating yang telah di sebutkan sebelumnya.

Pada saat aplikasi Waterproofing coating, bisa di tambahkan material pendukung agar lebih kuat. Misalnya penambahan kain kassa atau serat fiber. Biasanya penambahan ini lebih banyak di lakukan pada Coating exposed untuk menambah daya rekat dan kekuatan lapisan waterproof.

Area yang rekomendasi Pemasangan Waterproofing
Dari kedua jenis waterproofing yang di sebutkan di atas, pemasangan keduanya berbeda sesuai fungsi dan kebutuhan.

Waterproofing coating exposed sebaiknya di pasang pada area yang terpapar sinar matahari langsung. Misalnya area dinding luar bangunan dan atap dak beton

Sedangkan waterproofing coating non exposed bisa di padang pada toilet, balkon atau area lain yang atasnya akan di pasang keramik.

Keunggulan waterproofing Coating
Setiap jenis material pasti memiliki berbagai keunggulan tersendiri, begitu juga dengan material ini. Coating memiliki keunggulan tersendiri, terutama dalam segi aplikasi yang tergolong mudah dan harga yang terjangkau.

Dengan berbagai kemudahan yang di tawarkan dan harga yang terjangkau, waterproofing begitu banyak di pakai dan di aplikasikan. Baik itu di gedung bertingkat ataupun perumahan.

Persiapan Lokasi Kerja
Sebelum melaksanakan pekerjaan Coating, perlu di adakan persiapan lokasi terlebih dahulu agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Adapun syarat lokasi yang layak di aplikasikan waterproofing coating sebagai berikut :

  • Lokasi bersih, bebas dari debu, kotoran dan minyak
  • Telah di buatkan champer pada setiap sudut pertemuan dinding dan lantai
  • Tidak terdapat pekerja lain yang dapat merusak lapisan waterproof
  • Beton keropos dan retak sudah di perbaiki


Tahapan persiapan lokasi yang layak adalah syarat utama untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jangan sampai terjadi kegagalan karena syarat kelayakan lokasi pekerjaan di abaikan.

Metode Aplikasi
Setelah persiapan lokasi selesai di persiapkan dengan sempurna, maka lokasi sudah siap di aplikasikan waterproofing Coating.

Cara Aplikasi
Cara-aplikasi-waterproofing-coating


Adapun tahapannya sebagai berikut :

  • Persiapan alat pendukung pekerjaan dan material
  • Lakukan pembersihan lokasi agar terbebas dari debu, kotoran, minyak dan air yang menggenang
  • Lembabkan area yang akan di waterproofing
  • Campurkan Komponen Waterproofing menggunakan mixer sampai di dapatkan campuran yang homogen
  • Aplikasikan Material waterproofing coating menggunakan kuas atau roller secara horizontal ( satu arah )
  • Biarkan sampai kering sempurna sekitar 8 jam
  • Setelah lapisan waterproof yang pertama kering, lakukan lapisan kedua seperti langkah sebelumnya secara berurutan. Aplikasikan secara vertikal atau berlawanan arah dari aplikasi sebelumnya. Biarkan sampai kering sempurna atau sekitar 8 jam
  • Selesai


Cara Pengetesan
Saat selesai aplikasi material waterproofing dan sudah melewati batas setting time material ( sekitar 8 jam ), lakukan pengetesan terhadap lapisan waterproof yang di buat. Pengetesan cukup di lakukan dengan cara di rendam dengan air selama 24 jam atau lebih.

Jika tidak terdapat air yang keluar dari area waterproofing, pekerjaan sudah di anggap berhasil. Namun, jika masih ada area yang bocor, sebaiknya langsung di perbaiki dengan cara melakukan aplikasi ulang pada area tersebut.

Rekomendasi
Pekerjaan waterproofing Coating terlihat sangat sederhana dan mudah. Walau demikian, sebaiknya panggil tenaga ahli dalam bidang ini untuk melakukan pekerjaan. Pekerjaan pelapis anti bocor ini tidak bisa di kerjakan oleh tukang biasa, harus yang sudah berpengalaman di bidang waterproofing.

Sebagai bonus dari artikel ini, kami merekomendasikan CV INDONITRO sebagai tenaga ahli dalam bidang waterproofing dan sudah sangat berpengalaman.

Dengan harga yang ekonomis namun tetap bisa menjamin kualitas dan mutu pekerjaan. Silahkan Hubungi CV INDONITRO melalui website yang mereka miliki atau langsung saja kirim email ke : admin@indonitro.com





Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Waterproofing Coating, Metode dan Jenisnya yang wajib di pelajari"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel