Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Peristiwa Ojol yang menarik saat di berlakukan larangan sepeda motor berboncengan

Peraturan Larangan sepeda motor berboncengan di area PSBB sudah berlaku mulai hari ini. Banyak keluhan dan kejadian yang menarik untuk di bahas dengan berlakunya peraturan baru ini, terutama tentang driver ojek online yang merasakan langsung dampak dari peraturan ini.




B D O .com sudah merangkai beberapa peristiwa menarik saat di berlakukan larangan berboncengan untuk pengendara sepeda motor. Larangan berboncengan ini di tujukan buat semua orang yang berada di zona pemberlakuan PSBB dan termasuk salah satunya ojek online.

Pihak Aplikator Ojek online menonaktifkan layanan pesan ojek

Mulai hari ini, Jumat 10/04/2020 mulai berlalu peraturan baru yaitu pelarangan sepeda motor membawa penumpang. Peraturan ini berlaku untuk semua pihak tanpa terkecuali. Langkah pencegahan COVID-19 semakin menyebar ini di dukung oleh kedua aplikator penyedia layanan ojek online.




Kedua aplikator yaitu Gojek dan Grab mulai menonaktifkan layanan pesan ojek yang mereka miliki. Gojek menonaktifakan layanan goride dab Grab juga melakukan hal yang sama terhadap layanan grabbike.

Dengan penonaktifan sementara layanan ini, di harapkan pengguna ojek online tidak bisa menggunakan layanan tersebut dan beralih ke layanan lainnya yaitu Gocar ataupun Grabcar.

Dengan hilangnya layanan pesan ojek pada kedua aplikasi ini tentu akan menimbulkan dampak berkurangnya penghasilan driver online. Banyaj driver online yang mengeluhkan keadaan ini. Banyak driver online menjadi sulit mendapatkan orderan.

Sampai saat ini, belum ada solusi untuk driver online yang di berikan oleh kedua aplikator dan pemerintah. Semoga nanti akan di berikan bantuan dan kebihakan terhadap driver online.

Pengguna Layanan Ojek menggunakan fitur kirim barang untuk memesan ojek

Untuk mencari solusi angkutan saat ingin bepergian, banyak pengguna aplikasi ojek online yang nekad melakukan order layanan lain dengan tujuan mendapatkan driver agar bisa mengantar mereka ke tempat tujuan. Misalnya dengan menggunakan fitur kirim barang atau paket untuk mendapatkan driver online.

Dari pantauan B D O .com melalui media sosial, banyak pemakai aplikasi ojek online nekat menggunakan fitur kirim barang untuk mendapatkan driver ojek online kemudiqn bernegosiasi untuk bisa mengantarkan mereka ke tempat tujuan.

B D O .com Cuma menghimbau kepada seluruh teman-teman driver agar tidak melakukan hal ini untuk mentaati larangan pemerintah. Larangan berboncengan berlaku untuk semua orang, bukan hanya ojel online. Jika sobat tetap nekad membawa penumpang, siap-siap di jalan akan berurusan dengan petigas yang berwenang.

Banyak Driver yang menawarkan jasa antar jemput, kirim barang dan makanan tanpa aplikasi

Mulai dari kemarin (09/04/2020) Banyak driver online mulai menawarkan diri untuk menyediakan layanan antar jemput, belanaja dan pengiriman barang tanpa aplikasi.

Hal ini terjadi karena inisiatif driver online yang tetap ingin mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Trik ini merupakan salah satu cara mereka agar tetap menghasilkan uang dalam kondisi yang semakin menjepit.

Banyak orang merasa ojek online di istimewakan dalam masa Pandemik COVID-19

Banyak masyarakat yang merasa ojek online seperti di anak emaskan. Banyak pihak yang menganggap ojek online terlalu berlebihan dan terlalu di utamakan. Padahal sebenarnya tidak ada tindakan seperti itu. Cuma, yang terlihat diedia sosial dan paling mudah viral adalah sesuatu yang berhubungan dengan ojek online. Karena hampir 90 persen, driver online menggunakan media sosial.

Karena hampir 90 persen ojek online menggunakan media sosial, setiap kegiatan yang berhubungan dengan ojek online selalu mudah menyebar dan bahkan viral. Jika ada driver online yang mendapatkan bantuan, maka secara otomatis akan cepat tersebar beritanya. Padahal di luaran sana, banyak lapisan masyarakat yang menerima bantuan namun tidak terekspose seperti driver ojek online.

Mari kita Bantu Driver online

Di tengah musibah bangsa ini, sebaiknya kita rapatkan barisan dan bahu membahu untuk saling membantu. Sudah banyak pihak mulai dari aplikator, pemerintah, kalangan selebriti, dan hampir seluruh rakyat Indonesia bahu membahu saling membantu meringankan beban saudara kita yang terdampak musibah ini.

Admin hanya bisa menyarankan beberapa cara untuk anda yang ingin membantu para driver online dengan melakukan hal-hal kecil untuk meringankan beban mereka.

Berikan Uang tips

Saat melakukan order memakai aplikasi ojek online, sebaiknya berikan tips semampu dan seikhlas kita. Percayalah, dengan sedikit menyisihkan rezeki yang di miliki dengan memberikan uang tips, akan meringankan sedikit beban para driver online dan memberikan semangat kepada mereka. Perhatian kecil ini akan mampu membuat mereka lebih bersemangat dalam menjalankan orderan.

Berikan sumbangan kebutuhan Pokok

Sudah banyak di jalanan dan bahkan instansi tertentu memberikan bantuan dalam bentuk kebutuhan pokok para driver online. Misalnya memberikan sumbangan beras, indomie dan sebagainya.

Memberi Makanan lewat aplikasi

Yang lebih banyak terjadi dan sering di share pada media sosial adalah pemberian lewat aplikasi dengan cara melakukan orderan makanan dengan metodw pembayaran gopay kemudian makanan tersebut di tujukan untuk driver yang menjalankan orderan. Ini sangat membantu mereka dan bahkan mereka langsung bisa berbagi dengan sesama driver online.

Penggalangan Dana online

Penggalangan dana ini biasanya di lakukan oleh driver online itu sendiri untuk membantu meringankan beban teman satu profesi sebagai ojek online. Penggalangan dana ini biasanya untuk meringankan beban sesama driver online yang baru kena musibah, penipuan atau ada anggota keluarga dari mereka yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk berobat.

Metode penggalangan dana ini bisa saja di lakukan oleh bukan driver online, biasanya mahasiswa ataupun anal sekolah.

Pihak Aplikator menghilangkan potongan 20 persen

Harapan driver online saat ini di tiadakan potongan sebesar 20 persen oleh pihak aplikator untuk membantu meringankan beban mereka. Walau sebenarnya pihak aplikator memiliki cara sendiri dalam usaha membantu para mitra mereka.

Give Away di media sosial

Metode pemberian uang ataupun saldo gopay, ovo ataupun pulsa ini sedang banyak terjadi di media sosial, khususnya twitter. Banyak kalangan yang menggunakan cara ini untuk meringanlan beban para ojol.

Memberikan Sumbangan Masker

Banyak pihak yang sangat peduli dengan masyarakat indonesia khususnya ojol yang masih banyak beraktivitas di luar rumah. Salah satu bentuk bantuan adalah dengan memberikan sumbangan masker kepada driver ojek online dan pengguna jalan lainnya.

Membagikan postingan ini

Sebenarnya banyak cara untuk salingembantu dalam meringankan beban orang-orang di sekitar. Salah satunya adalah membagikan postingan ini ke media sosial untuk saling mengingatkan dan saling membantu dalam situasi wabah virus corona ini.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menjadi sumber pemikiran bahwa kita harus saling tolong menolong dalam kehidupan seharo-hari apalagi dalam keadaan seperti sekarang ini.