Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

10 tanda salah pilih niche blog yang sering terjadi

Hai blogger....
Semoga sobat sehat selalu dalam situasi Pandemik COVID-19 ini. Dan tentunya semakin rajin mengisi blog karena waktu lebih banyak di habiskan dan berdiam diri di rumah.

Salah-menentukan-niche-blog

Admin kali ini Cuma berbagi cerita saja, tanda bahwa sobat salah dalam memilih niche blog. Efeknya blog lama berkembang dan cenderung terabaikan. Admin berbagi ini sebagai notif saja agar sobat tidak mengalami hal ini dan selalu sangat dalam mengisi blog.

Kehabisan Topik

Sebagai blogger pemula, saya sangat sering merasakan hal ini. Bingung mau nulis apa di blog. Baca sana-sini untuk mencari ide, malah bikin sakit kapala dan ide untuk menulis tidak di dapat.

Kehabisan ide atau topik pbahasan adalah salah satu tanda bahwa sobat salah dalam menentukan niche blog. Bisa jadi sobat tidak terlalu menyukai topik yang ada di blog sobat atau sobat tidak menguasai topik yang sobat pilih.

Sebelum menentukan topik blog, sebaiknya sobat pikirkan dengan mateng. Jangan sampai nantinya salah dalam menentukan niche. Hal ini akan mempengaruhi perkembangan blog.

Jika memungkinkan, pilihlah niche blog yang di sukai dan juga di kuasai. Jika kedua item ini terpenuhi, sobat akan enjoy dan blog akan selalu terisi dengan tulisan. Bahkan bisa konsisten menulis setiap hari.

Tapi memang agak sulit untuk memiliki kedua syarat tersebut secara utuh. Kadang menyukai suatu topik tapi tidak menguasainya dan ada juga yang menguasai suatu niche tapi tidak menyukainya. Jadi malah membuat bingung. Setidaknya, sedikit ada unsur keduanya, mungkin dominan salah satunya.

Tidak bersemangat untuk mengisi blog

Mulai malas dan merasa tidak semangat untuk mengisi konten blog. Ini salah satu tanda bahwa sobat tidak mencintai niche blog sobat. Atau sobat tidak menguasai topik ini ?

Biasanya penyebab kita malas mengisi blog adalah kehabisan topik atau ada ide tapi tetap malas karena kita tidak terlalu menyukai topik tersebut. Jangan biarkan ini terjadi, segeralah hilangkan rasa malas tersebut.

Keadaan malas mengisi konten ini sebagian besar di sebabkan kita tidak menyukai topik tersebut. Ini hal yang paling sering terjadi. Jika menyukai topiknya, sudah pasti akan ada ide dan semangat untuk menulis. Walaupun ide tidak ada, tetap akan kita usahakan dengan membaca blog sejenis dan berusaha terus belajar.

Jadi.... Sebagai tips, pilih niche blog yang sangat kita sukai. Hal ini akan sangat membantu untuk mengurangi rasa malas dalam membuat konten.

Malas mempelajari topik pembahasan

Saat punya ide untuk menulis, tetapi kita tidak menguasainya. Solusinya Cuma satu, pelajari lagi topik yang akan di bahas dengan banyak membaca di internet atau media lainnya. Tapi rasa malas belajar akan membuat kita mengurungkan niat untuk membuat konten.

Mengapa hal ini bisa terjadi ?
Kembali lagi ke poin sebelumnya, sobat pasti kurang menyukai topik ini. Jika sobat mencintainya, sudah pasti sobat akan semangat untuk mempelajarinya.

Hilangkan rasa malas untuk belajar. Walaupun kita tidak menyukai topiknya, ingatlah tujuan sobat ngeblog adalah untuk berbagi pengalaman atau bahkan ingin menghasilkan uang. Sobat harus semangat agar impian ini dapat kita gapai.


Malas searching

Saat kurang materi dalam pembahasan, sobat enggan untuk sekedar searching di google untuk mendapatkan tambahan ide. Itu tandanya sobat tidak mencintai niche tersebut. Sehingga menulis konten Cuma apa adanya.

Salah-menentukan-niche-blogKesalahan memilih niche blog akan menghambat perkembangan blog

Ini yang saya alami dalam mengelolah blog ini. Saya posting apa adanya saja, sesuai dengan pengetahuan yang saya miliki. Ini salah satu tanda bahwa kita salah dalam menentukan topik blog. Dan akhirnya terjadilah tulisan apa adanya saja.

Jarang Menerbitkan tulisan secara utuh

Hampir sama dengan poin sebelumnya. Setiap posting artikel selalu apa adanya saja karena kita malas untuk mencari informasi tambahan. Ini sering terjadi pada blog yang di kelolah Cuma untuk mencari uang.

Memilih niche yang kemungkinan banyak di baca orang tetapi kita sendiri tidak menyukainya. Ini akan membuat blog jarang terisi artikel secara utuh.

Maksudnya secara utuh gimana mas ?

Artikelnya akan berasa nanggung, masuh banyak informasi yang seharusnya bisa di gali lebih baik lagi. Karena kita tidak terlalu menyukai topik bahasannya, maka konten akan di biarkan apa adanya saja. Bahkan kurang peduli dengan isinya.

Tidak memiliki komunitas

Blogger yang mencintai dan menyukai niche blognya, maka dia akan mengikuti beberapa atau salah satu komunitas yang membahas topik tersebut.

Salah satu contoh, jika niche blog kesehatan dan pemiliknya mencintai topik tersebut, maka dia akan bergabung dalam group media sosial dalam bidang kesehatan. Tujuannya adalah untuk selalu update dan mendapatkan informasi dalam bidang tersebut dan bahkan bisa di jadikam ajang untuk menambah ilmu.

Berbeda jika bergabung dalam suatu komunitas hanya dengan niat untuk menebar link. Walau tetap mencari topik yang smaa, tetap saja tidak akan terlau aktif dalam group atau komunitas tersebut. Bisa jadi nongol Cuma untuk share link dan membagikan artikel.

Merasa malas membagikan postingan di Media Sosial
Salah dalam menentukan niche blog dapat berakibat banyak hal. Salah satunya adalah rasa enggan untuk sekedar membagikan artikel yang telah di buat. Mengapa ?

Karena kita sudah salah pilih niche blog, sehingga kita tidak yakin dengan apa yang telah kita bahas. Rasa malu takut salah dalam pemahasan dan tidak adanya komunitas yang di ikuti.

Membiarkan blog tidak terisi konten

Keadaan yang paling parah adalah membiarkan blog tidak terisi konten. Membiarkan blog terbengkalai begitu saja dan kita tidak peduli dengan blog tersebut.

Hal seperti ini sering terjadi pada blog yang kurang kita minati isinya. Kita tidak semangat untuk membuat konten. Hal ini Cuma di sebabkan karena salah dalam menentukan topik blog dan berakibat sangat buruk. Blog bisa saja di tinggalkan bahkan tidak mau lagi mengurusnya. Sayang bangey kan ?

Pasrah dan mulai bosan ngeblog

Udahlah... Biarin aja. Lagian blognya juga sepi pengunjungnya. Buat apa do terusin.

Mengelolah blog yang tidak terlalu di sukai memang membosankan. Mungkin tujuan membuat blog tersebut Cuma karena ingin mencari uang. Sehingga kita cepat merasa bosan. Apalagi jika trafficnya tidak sesuai harapan.

Pasrah dan bahkan putus asa akan menjadi salah satu penyebab blog menjadi kurang terurus. Bahkan bisa di tinggalkan jika tidak menghasilkan uang.

Mulai berpikir membuat blog baru

Bosen ama pembahasan yang itu itu aja, bahkan hampir kehabisan topik. Sehingga muncul pemikiran untuk membuat blog batu dengan niche yang berbeda. Ini salah satu dampak dari kesalaham dalam memilih niche blog.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, sobat akan segera bosan jika membahas sesuatu yang kurang di minanti. Seperti blog yang sobat baca ini. Akhirnya terjadilah seperti poj yang terkahir ini.

Mengubah blog menjadi Gado-gado

Kehabisan ide, mulai bosan dengan topik yang di bahas, akhirnya menambah topik pembahasan. Ini yang terjadi dan saya alami sendiri. Kesalahan dalam menentukan niche blog berakibat panjang dan sering membuat blogger mengubah blognya menjadi blog gado-gado. Hal ini terjadi karena salah dalam menetukan topik blog.

Saya sendiri baru menyadari hal ini. Dan akhirnya jadilah blog DBO.com ini seperti saat ini. Membahas banyak topik untuk menghindari kebosanan dan kehabisan ide. Nasi sudah menjadi bubur dan saya akan melanjutkan blog ini. Untungnya masih tersisa sedikit semangat untuk tetap mengisi konten.

Hal yang saya sebutkan di atas sebenarnya adalah pengalaman pribadi saya dalam mengurus blog. Kesalahan dalam menentukan topik berakibat panjang. Mulai dari pembelian nama domain yang salah, nama blog dan akhirnya menjadi blog gado-gado.

Semoga sobat pembaca blog ini mendapatkan manfaat dari apa yang saya sampaikan dan memikirkan secara matang dalam menentukan niche atau topik blog. Sehingga dapat terhindar dari kesalaham dalam membuat nama blog ataupun alamat blog.

Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung.