Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Injeksi Semen untuk memperbaiki beton bocor

Injeksi beton atau sering di sebut suntik beton adalah metode perbaikan beton bocor dengan cara memasukkan sejumlah material melalui neple untuk mengisi rongga kosong pada beton. Ada 3 jenis injeksi yang dapat di lakukan yaitu injeksi semen, Epoxy dan Polyurethane.

Ketiga jenis suntik beton di atas berbeda penggunaannya sesuai dengan tife kerusakan beton. Perbedaan jenis injeksi beton di atas dapat di lihat dari jenis material yang di pakai.

Pada pembahasan kali ini, admjn hanya akan membahas injeksi semen yang biasa di gunakan untuk memperbaiki beton bocor yang relatif besar, beton keropos dab sambungan lantai.

Injeksi Semen Based

Cara perbaikan beton bocor dengan cara di suntik dengan material berbahan dasar semen sering di sebut injeksi semen Based. Ada beberapa keunggulan perbaikan beton jenis ini.

Material Yang di pakai untuk injeksi semen

Sebelum melanjutkan pembahasannya, ada baiknya kita mengetahui apa saja bahan atau material yang di pakai untuk melakukan pekerjaan ini.

Ada beberapa jenis material dan alat yang harus kita siapkan untuk melakukan pekerjaan ini. Berikut daftar alat dan material pekerjaan injeksi semen.

Alat-alat pendukung pekerjaan

Saat akan melakukan pekerjaan ini ataupun saat Aplikator waterproofing akan memulai pekerjaan, sebaiknya di cek kelengkapan alat yang di gunakan agar pekerjaan dapat berjalan lancar. Jangan sampai pekerjaan terhambat karena lupa mempersiapkannya.

Berikut ini daftar alat yang harus di siapkan saat melakukan pekerjaan injeksi semen based :
  • Kabel dan stop kontak
  • Jack Hammer Drill
  • Tabung injeksi satu set
  • Kompresor
  • Mixer
  • APD
  • Palu dan pahat
  • Sendok Semen
  • Pipa Instalasi listrik
  • Kuas
  • Ember cor dan ember besar
Material yang di gunakan
Material juga sangat penting di cek sebelum memulai pekerjaan injeksi. Jangan sampai saat beton sudah di bobok ada material yang kurang lengkap, sehingga air yang berada di bekas bobokan membasahi bagian penting bangunan yang anda miliki.

Berikut ini beberapa material yang harus di siapkan saat akan memulai pekerjaan injeksi semen :
  • Semen
  • Quick Socrete atau sika accelelator
  • Intraplast atau sejenisnya
  • air

Persiapan Lokasi Pekerjaan

Persiapan lokasi sebelum melakukan pekerjaan injeksi sangat di perlukan. Persiapkan semua kebutuhan alat dan material seperti yang di butuhkan seperti daftar di atas.

Pasang Police line pada area yang akan di kerjakan agar tidak ada pekerja lain yang melintasi area untuk menghindari neple yang di pasang terlepas. Pastikan semua persiapan sudah di lakukan kemudian kita mulai pekerjaan suntik beton.




Metode pekerjaan injeksi Semen

  • Marking Area kerja
  • Pembobokan bagian Beton bocor
  • Pembersihan Area Yang sudah di bobok
  • Pemasangan Neple
  • Proses pengeringan Neple
  • Penyuntikan material
  • Proses pengeringan material injeksi
  • Pengecekan Hasil injeksi
  • Finishing
  • Selesai

Penjabaran metode injeksi semen

Setelah pemasangan Police line, Marking area yang bocor. Pilih area yang akan di kerjakan lebih dahulu. Usahakan area yang di kerjakan secara bertahap dan di urutkan sesuai dengan lokasi saat memulai pekerjaan. Jangan melakukan pekerjaan secara acak.

Biasanya pihak kontraktor memiliki area yang di prioritaskan. Tapi jangan sampai areanya di kerjakan secara acak. Lakukan pekerjaan secara bertahap agar area bocor menjadi satu tempat saja.

Anggaplah seperti kita menggiring bola. Pilih satu area yang akan menjadi pusat titik akhir kebocoran agar area bocor menjadi hanya satu tempat. Inilah fungsi utama kenapa harus di Marking dahulu.

Setelah area sudah di Marking, tentukan titik awal dan akhir pekerjaan.

Bobok area bocor menggunakan jack hammer drill sampai di temukan sumber bocor atau sampai di temukan beton yang benar-benar sehat. Semua beton yang keropos wajib di bobok agar sumber air terlihat.

Setelah selesai di bobok atau di ciping, bersihkan area bekas bobok menggunakan air dan kuas sampai beton tidak ada kotoran bekas kebocoran dan bekas beton bobokan. Kemudian buat adukan waterplak menggunakan campuran semen dan quick socrete. Pasang pipa tepat di sumber bocor kemudian gunakan waterplak sebagai perekat. Pasang pipa sebagai neple dengan jarak sekitar 5 cm.

Pada saat pemasangan pipa yang di jadikan sebagai neple, jangan ada lagi air yang keluar dari beton kecuali hanya melalui pipa. Biarkan waterplak mengering sekitar 12 jam lebih.

Setelah neple di anggap kuat, baru kita suntikkan material injeksi melalui neple tersebut.

Caranya : aduk menggunakan mixer campuran semen, air dan intraplast sampai di dapatkan campuran yang homogen. Perbandingan antara air : semen : intraplast adalah : 3 kg semen : 1 liter air : 0,2 ml intraplast.

Setelah di dapatkan campuran homogen, masukkan adukan semen ke dalam tabung injeksi kemudian suntikkan melalui neple yang telah di buat sebelumnya. Suntikkan material secara perlahan dengan tekanan 2 bar. Suntikkan sampai benar-benar penuh.

Setelah di anggap cukup, tutup neple menggunakan waterplak dan biarkan sampai kering sekitar 24 jam. Jika tidak ada lagi kebocoran di sekitar neple injeksi, pekerjaan ini di anggap berhasil. Jika masih ada area yang bocor, lakukan kembali seperti langkah sebelumnya.

Kesimpulan

Pekerjaan injeksi beton bocor bukanlah pekerjaan yang mudah. Memerlukan ketelitian dan keahlian dalam bidangnya. Tidak semua pekerja proyek mampu melakukan pekerjaan injeksi beton bocor dengan baik. Sebaiknya gunakan tenaga yang berpengalaman jika anda ingin menggunakan jasa mereka.