Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Aplikasi Epoxy Lantai Terbaik

cara aplikasi epoxy lantai

Epoxy lantai merupakan salah satu cara untuk menyulap lantai bangunan menjadi lebih eksklusif dan awet. Biasanya, epoxy lantai ini dilakukan pada beton dengan menggunakan cat epoxy. Cat epoxy merupakan kombinasi resin dan hardener yang dapat membentuk lapisan pada lantai.
Aplikasi epoxy lantai perlu dilakukan secara hati-hati agar mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut tahapan aplikasi epoxy lantai terbaik:

Menyiapkan Permukaan Lantai

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menggunakan epoxy lantai yaitu menyiapkan permukaan lantai. Tahap ini disebut juga pretreatment. Lantai perlu dibersihkan agar dapat menempel kuat dengan cat epoxy.
Metode yang digunakan untuk membersihkan lantai yaitu pengamplasan atau diamond grinding. Proses ini bertujuan membersihkan lantai dari minyak, debu, oli, dan bahan kimia lainnya yang dapat menghambat adesi cat dengan lantai.

Membersihkan Lantai

pinterest.com

Setelah dilakukan diamond grinding, langkah selanjutnya yaitu membersihkan permukaan lantai dari sisa pengamplasan. Lantai harus dipastikan benar-benar bersih agar tidak ada partikel kotoran yang tertinggal dan terjebak di dalam cat epoxy. Kotoran tersebut dapat menurunkan daya rekat epoxy serta membuat lapisannya lebih mudah rusak.

Priming dan Filling

epoxy.la

Langkah berikutnya yaitu priming atau penggunaan primer pada lantai. Hal ini merupakan salah satu bagian penting dalam pemasangan epoxy lantai, sering disebut juga undercoat process. Proses priming dapat meningkatkan ketahanan epoxy lantai dan membuat daya rekatnya semakin kuat. Jika terdapat lantai yang permukaannya tidak rata, diperlukan epoxy grout untuk mengisi celah dan membuat permukaan lantai menjadi rata. Saat priming dan filling ini terkadang ditambahkan epoxy mortar untuk memberikan efek anti bocor sehingga tidak lembab.

Aplikasi Cat Epoxy

royalcoatingsupply.com

Dalam mengaplikasikan cat epoxy pastikan takarannya tepat. Takaran ini disesuaikan dengan kebutuhan lantai dan kemungkinan padatnya lalu lintas yang terjadi pada permukaan lantai tersebut. Lantai parkir misalnya, tentu membutuhkan takaran cat epoxy yang lebih banyak dibanding lantai sekolah.
Dalam aplikasi cat epoxy ini terdapat tahap body coat dan top coat. Body coat merupakan tahap penutupan lubang-lubang kecil pada lantai menggunakan tambahan silika yang dapat menutupi keretakan lantai. Proses ini lebih mudah diaplikasikan menggunakan raskam atau scrab.
Langkap berikutnya yaitu top coating yaitu memberikan lapisan akhir untuk mendapatkan ketebalan lapisan epoxy sesuai dengan kebutuhan. Proses ini membutuhkan sekitar 8 hingga 16 jam untuk kering secara sempurna.
Agar pengaplikasian epoxy lantai berjalan lancar dan maksimal, terdapat beberapa tip yang dapat membantu Anda yaitu:
  1. Lantai beton yang akan dilakukan epoxy lantai mampu menahan beban minimal 225 kg/cm2 tanpa ada penurunan kekuatan saat diberi beban.
  2. Lantai beton sudah berusia lebih dari 28 hari. Selain itu, diperlukan lantai dengan kelembapan hingga 80 RH.
  3. Lantai beton yang langsung berada di atas permukaan tanah, sebaiknya menggunakan water vapour barrier untuk menghalangi uap air dan melapisi permukaan lantai.
  4. Saat pengaplikasian epoxy lantai, seluruh pekerja yang terlibat dilarang merokok agar tidak ada abu yang tercecer pada lantai.
  5. Kendaraan berat baru diperbolehkan melewati lantai yang diepoxy setelah hari ke 7 pemasangan epoxy lantai.
Demikian cara terbaik melakukan epoxy pada lantai. Cukup praktis dan mudah, kan? Semoga bermanfaat.