Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Jitu dalam Mengatasi Kebocoran Kolam Renang dengan Injeksi Semen

Kolam renang adalah sebuah fitur bangunan yang mewah, tidak semua orang berkesempatan memilikinya di rumah. Namun, maintenance yang baik juga dibutuhkan agar kolam renang Anda tetap dapat berfungsi secara optimal hingga bertahun-tahun lamanya. Nah, salah satu masalah yang dihadapi para pemilik kolam renang adalah kebocoran.

Berbagai faktor dapat menyebabkan kebocoran pada kolam renang. Faktor utamanya adalah kesalahan pada proses pembangunan, baik itu pada bagian fondasi maupun pada pelapisan. Namun, tenang saja, pada umumnya, masalah kebocoran ini dapat diatasi dengan beberapa solusi, salah satunya adalah injeksi semen. Bagaimana cara pengaplikasiannya? Simak info berikut ini.

Cara Jitu Mengatasi Kebocoran Kolam Renang dengan Injeksi Semen

cara kerja injeksi epoxy

Kolam renang yang bocor biasanya berindikasi penyurutan air, terdapatnya air yang tak tertampung kolam renang, serta bercak tanah yang muncul dari lantai atau dinding kolam renang. Semakin besar ukuran kebocoran, justru semakin mudah dideteksi. Retakan atau rembesan kecil akan sulit ditemukan, terutama bila posisinya setara permukaan tanah.

Anda dapat mengatasi kebocoran kolam renang tersebut dengan metode injeksi semen. Berikut ini beberapa tahapan caranya yang perlu Anda ketahui.

Grouting tau Injeksi Semen pada Kebocoran Kolam Renang

Langkah utama dari prosedur menangani kebocoran kolam renang adalah dengan, khususnya bila terdapat retakan, celah, atau keropos pada sambungan beton. Prosedur ini dapat dilakukan baik secara manual maupun dengan bantuan alat pompa air tanah dengan menggunakan tangan.Bahan semen diaduk dengan beberapa bahan campuran lainnya. Anda dapat menggunakan bubuk mortar bermerek Calgrout kemasan setengah kilogram untuk campuran 2 sak semen, lalu ditambahkan air secukupnya sebelum diaduk secara merata.

Teknik pencampuran semen dan beberapa bahan tambahan ini bertujuan untuk mempercepat proses pengerasan dan menambah kekuatan daya rekat semen.

2.Uji Rendam Beton untuk Pastikan Terdapatnya Kebocoran

fixyourwaterybasement.com

Setelah prosedur injeksi semen, biasanya dilakukan tes rendam beton yang bertujuan untuk memastikan ada atau tiadanya segala bentuk kebocoran pada kolam renang Anda.

Tes rendam beton ini harus dilakukan selama paling tidak tiga hari berturut-turut. Namun, perlu diingat, sangat dianjurkan untuk memilih hari bercuaca cerah, bukan saat hujan.

Hal terpenting dalam tes ini adalah untuk mengetahui jumlah penguapan air. Penguapan air dari penampungan kolam renang pada umumnya 0,75 m3 maksimal setiap harinya. Penguapan air di atas jumlah tersebut bisa jadi indikasi adanya kebocoran.

Waterproof Coating untuk Mencegah Kebocoran Berikutnya

Tahap yang satu ini bersifat opsional setelah dilakukan prosesinjeksi semendan tes rendam beton. Anda dapat menggunakan cat pelapis anti bocor untuk prosedur yang satu ini. Tujuan dilakukan tahapan ini adalah untuk mengurangi risiko terjadinya kebocoran kembali dalam waktu dekat.

Caranya, keringkan dan bersihkan kolam renang, lalu olesi cat pelapis anti bocor dengan kuas atau . Lakukan sebanyak 2-3 sapuan secara berlawanan arah, terutama di bagian beton yang telah ditambal dengan injeksi semen seebelumnya.

Plester atau Kamprotan untuk Melindungi Lapisan Cat Anti Bocor

Langkah terakhir untuk melengkapi injeksi semen dalam rangka memperbaiki kebocoran kolam renang adalah dengan proses atau kamprotan. Tahap ini dilakukan untuk melindungi bagian beton yang telah dilapisi cat anti bocor waterproof coating sebelumnya.

Sebelum melakukan proses ini, pastikan cat anti bocor telah benar-benar mengering. Lalu, basahi area tersebut dengan air dan spons sebelum mengolesinya dengan semen encer. Setelah itu, lakukan proses screeding atau kamprotan yaitu menambahkan semen bubuk yang telah diayak dengan pasir pada lapisan semen encer yang masih basah tersebut. Terakhir, lanjutkan ke proses plesteran keramik.Anda juga dapat melakukan solusi selain injeksi semen untuk mengatasi kebocoran kolam renang, yakni dengan high-pressure injection dengan bahan polyurethane atau metode cement-based waterplug, proses penambalan pada rongga rembesan air pada beton dengan semen kedap air.