Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Fungsi Waterstop pada bangunan | Kenali Jenis dan Area Pemasangannya

Fungsi Waterstop


Dalam konstruksi beton, waterstop merupakan salah satu bagian penting yang harus dipasang dan merupakan serangkain dari beberapa jenis waterproofing yang banyak diigunakan. Namun, seringkali pemasangan waterstop ini terlewat, karena merupakan pekerjaan yang tidak begitu terlihat pada konstruksi. Padahal fungsi waterstop pada bangunan sangatlah penting.

fungsi Waterstop pada bangunan, Simak ulasan berikut ini

Waterstop sangat penting untuk diaplikasikan pada sebuah bangunan, apalagi jika bangunan tersebut memiliki lantai basement yang terhubung langsung dengan tanah dan air. Setiap sambungan beton sangat beresiko tinggi mengalami masalah bocor. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan dikemudian hari, maka waterstop dapat menjadi solusinya.

Berikut ini fungsi waterstop pada bangunan yang perlu anda ketaui, simak penjelasannya :

Mencegah Rembesan Beton

Waterstop merupakan bahan khusus yang memiliki daya lentur tinggi dan fleksibel yang dipasang pada sambungan beton dan konstruksi. Waterstop berfungsi untuk mencegah terjadinya rembesan air pada beton. Meskipun fungsinya sangat penting, namun memasang waterstop dalam jumlah yang berlebihan tidak disarankan. Mengapa? Karena memasang waterstop terlalu banyak dapat menyebabkan keretakan atau patahan pada sambungan beton.

Membuat Beton Lebih Awet

Memasang waterstop dalam jumlah yang tepat dapat membantu membuat beton lebih awet. Hal ini dikarenakan tidak ada air yang merembes dan merusak sambungan beton.
Jenis waterstop ada 2 yaitu Waterstop PVC dan Swellable Waterstop. Apa bedanya dan bagaimana pengaplikasiannya?

Waterstop PVC

Waterstop PVC

Waterstop PVC merupakan waterstop yang terbuat dari bahan Polivinylchloride yang memiliki karakteristik kuat dan lentur seperti karet. Waterstop PVC ini sering disebut juga sudden block waterstop. Terdapat beberapa ukuran yang tersedia di pasaran untuk waterstop jenis ini yaitu ukuran lebar 15 cm, 20 cm, 25 cm, 30 cm, dan 32 cm.

Sifat waterstop PVC yang elastis, mampu melekat dengan kuat, dan tahan terhadap tekanan air dan bahan kimia membuat waterstop jenis ini sangat diminati. Beberapa jenis konstruksi yang mengaplikasikan penggunaan waterstop jenis ini antara lain:
a. Bak air atau penampungan air
b. Fasilitas air limbah
c. Bendungan
d. Saluran air
e. Gorong-gorong
f. Terowongan
g. Kolam renang
h. Jalan bawah tanah
i. Atap beton
j. Jembatan
k. Pintu Air
l. Sambungan beton pada gedung

Swellable Waterstop

Swellable Waterstop
Jenis waterstop lainnya yaitu swellable waterstop atau hydroswelling waterstop. Waterstop jenis ini bersifat expandable atau mengembang setelah terendam air. Pengembangan waterstop ini mampu mencapai lebih dari 200% dari bentuk semula, tergantung material yang digunakan. Waterstop yang mengembang ini dapat menutup celah pada sambungan konstruksi hingga menjadi kedap. Jadi bahan ini hanya bereaksi ketika ada air yang masuk atau merembes ke dalam bagian celah beton.

Waterstop jenis ini terbuat dari bahan khusus kombinasi bentonite dan butyl rubber compound. Waterstop ini diaplikasikan pada sambungan pengecoran beton untuk mencegah terjadinya rembesan air ke dalam struktur beton. Swellable waterstop ini sangat cocok dipasang pada struktur beton yang tergolong rumit, misalnya lantai basement, dinding basement, kolam renang, dan konstruksi lain yang sulit dipasang menggunakan waterstop PVC.

Waterstop jenis ini juga memiliki berbagai keunggulan seperti mudah diaplikasikan, tidak membutuhkan tenaga ahli khusus untuk memasangnya, aman terhadap tekanan air, fleksibel, dan dapat mengikuti struktur beton dengan baik, tidak mudah menyusut, dan awet dalam jangka waktu yang lama.

Pada dasarnya pemasangan waterstop merupakan bagian yang penting dalam konstruksi untuk melindungi bangunan dari air. Namun ingat, pastikan memasangnya dalam jumlah yang secukupnya dan tidak berlebihan. Selain waterstop, Anda juga perlu melakukan waterproofing untuk menjaga kualitas bangunan Anda tetap awet dan aman dari rembesan air.

Demikian ulasan tentang fungsi waterstop pada bangunan dan proyek konstruksi. Semoga bermanfaat