Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengenal Integral Waterproofing, Mulai dari Jenis Hingga Pengaplikasiannya

Integral waterproofing adalah salah satu jenis pelindung anti-bocor yang banyak dipakai saat ini. Untuk tahu seberapa efektif waterproofing ini dan apa saja jenis-jenisnya, mari simak ulasan berikut!

Apa Itu Integral Waterproofing?

Disebut integral waterproofing karena jenis pelindung anti-bocor ini memang bekerja secara langsung di dalam struktur beton. Jadi, sistem pelindung kedap air ini dibuat dengan cara mencampurkan adukan beton dengan bahan kimia khusus.

Hasil dari pencampuran itu pun akan menciptakan konstruksi beton yang lebih tahan air.

Baca juga : Kenali jenis waterproofing terbaik untuk bangunan anda

Pengaplikasian Integral Waterproofing

Untuk pengaplikasiannya, waterproofing jenis ini banyak dijumpai pada area basement, konstruksi kolam renang, struktur terowongan, atap beton, tangki air, fasilitas gedung parkir, dam, dan masih banyak lagi.

beton integralCek Slump Beton sebelum aplikasi Integral Waterproofing

Sementara itu, pencampuran bahan untuk membuat pelindung kedap air ini biasanya dilakukan di area pengecoran. Jadi, setelah semua bahan diaduk dalam truk molen, adonan yang sudah jadi dapat langsung dipakai di area pengecoran.

Namun, sebaiknya pastikan juga bahwa hasil pemadatan beton sudah baik sehingga konstruksi bangunan Anda tidak gampang keropos.

Jenis-Jenis Integral Waterproofing

Kemudian, berdasarkan material pembentuknya, waterproofing integral terbagi atas 2 jenis:

  • Campuran Hidrofobik

Campuran ini dinilai memiliki kualitas lebih baik ketimbang versi yang lebih padat. Hal itu karena campuran hidrofobik hanya menyerap air kurang dari 1%. Jadi, sistem pelindung anti-bocor ini akan menekan jumlah air yang masuk ke dalam beton kering. Tak hanya itu, campuran ini juga mampu mencegah air masuk lebih jauh ke dalam struktur beton, khususnya ketika itu diakibatkan oleh adanya tekanan hidrostatik.

Waterproofing integral yang tergolong dalam campuran hidrofobik pun dikelompokkan lagi menjadi dua jenis:

Berbasis Air
Campuran ini bekerja dengan cara menciptakan penghalang dalam matriks beton, yang pada akhirnya, membuat air sulit masuk ke celah pori-pori beton. Pengaplikasian pelindung anti-bocor ini pun sering ditemukan pada permukaan baja, yang memang sudah terbukti efektif dalam mencegah korosi.

Dari Emulsi Amonia
Campuran hidrofobik jenis ini menggunakan larutan amonia untuk menciptakan semacam penghalang kelembapan di dalam struktur beton. Sayangnya, jenis ini tidak terlalu efektif dalam mencegah korosi jika dibandingkan dengan campuran berbasis air.

  • Densifier

Pada integral waterproofing jenis ini, material pembentuknya menggunakan pozzolan—biasanya terbuat dari silica fume (uap silika) atau silika alumina. Karena ukuran partikel uap silika terbilang sangat halus dan kaya kandungan silikon dioksida, campuran ini cepat bereaksi terhadap air. Alhasil, jenis densifier pun tergolong sangat efektif dalam mengisi pori-pori mikroskopis beton dan membuatnya jadi lebih tahan air.

  • Crystalline

Jenis yang ketiga adalah integral crystalline waterproofing. Sistem pelindung anti-bocor ini menerapkan teknologi kristalisasi dalam upaya menciptakan struktur beton yang kedap air. Sementara untuk material pembentuknya, crystalline waterproofing umumnya terbuat dari campuran silikat yang telah dimodifikasi, semen, dan senyawa kimia khusus.

Keuntungan Menggunakan Integral Waterproofing

Jika tertarik mengaplikasikan jenis pelindung kedap air ini pada konstruksi bangunan Anda, berikut adalah beberapa keuntungan yang bakal didapat:
  • Jika dibandingkan dengan waterproofing membrane atau coating, jenis pelindung anti-bocor ini tidak mudah rusak/robek, khususnya ketika Anda melakukan pengaplikasian ulang.
  • Sistem pelindung kedap air ini menawarkan biaya perawatan yang rendah karena efeknya lebih tahan lama.
  • Bahkan, jenis waterproofing ini juga cukup tangguh apabila diaplikasikan pada permukaan yang sering terpapar senyawa korosif seperti garam. Itulah kenapa integral waterproofing kerap dipakai pada konstruksi jalan raya dan jembatan.
  • Pengaplikasiannya juga praktis sehingga dapat menghemat waktu pengerjaan.

Demikian ulasan tentang jenis dan pengaplikasian waterproofing integral. Semoga bisa membantu Anda untuk menemukan jenis pelindung kedap air yang cocok.