Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Injeksi Polyurethane Vs Epoxy: Mana yang Lebih Unggul untuk Perbaikan Fondasi Retak?

Keretakan fondasi rumah atau bangunan lainnya dapat terjadi karena sejumlah alasan yang berbeda. Namun, terlepas dari faktor penyebab keretakan, Anda tetap harus memperbaikinya. Jika Anda telah mencari informasi terkait opsi perbaikan fondasi retak, Anda mungkin sudah mengetahui pula adanya dua solusi untuk mengatasi masalah tersebut: injeksi polyurethane dan injeksi epoxy. Lalu, solusi mana yang lebih unggul?
Sebelum mengetahui perbedaan antara injeksi polyurethane dan epoxy, ketahui dahulu beberapa faktor penyebab umum dari keretakan fondasi bangunan Anda.

Faktor Penyebab Keretakan Fondasi Bangunan

aktoninjection.ca

Terdapat beberapa penyebab di balik retaknya fondasi bangunan Anda, di antaranya adalah:
  • Pergerakan tanah atau pergeseran/penurunan struktur fondasi. Biasanya, ini disebabkan oleh perubahan sifat tanah karena bencana alam seperti gempa atau banjir.  
  • Terdapatnya akar pohon yang mendesak fondasi di bawah tanah.
  • Kesalahan dalam estimasi beban yang seharusnya dapat didukung oleh fondasi selama proses pembangunan atau adanya kekurangan pada sebagian bahan/komponen dari konstruksi bangunan, dan faktor penyebab lainnya.

Apa itu Epoxy?

epoxycolorado.com

Bahan resin epoxy dikenal sebagai zat pelapis lantai dan solusi keretakan beton berkualitas tinggi. Terdiri atas tiga pilihan bentuk yang berbeda: cairan, solvent (larutan), dan padat, resin epoxy dapat melapisi lantai hingga ketebalan 254mikron per lapisan, serta menambal keretakan pada konstruksi beton hingga selebar 0,5cm. Kekuatan serta daya rekatnya pun tak perlu diragukan lagi. Injeksi epoxy bisa jadi salah satu solusi keretakan beton yang baik.
Selain untuk bahan solusi keretakan struktur bangunan beton dan pelapis lantai, epoxy juga difungsikan untuk melindungi ban kendaraan. Sebagian seniman juga menggunakannya untuk tujuan artistik, seperti lukisan dan patung. Selain kuat, zat ini juga melindungi bangunan dari sinar matahari, meski akan berubah warna menjadi kekuningan bila terpapar matahari secara ekstrem dalam jangka waktu lama.

 Injeksi Polyurethane 

midwestwaterproofing.com

Untuk memahami apa yang menjadikan injeksi polyurethane sebagai produk unggulan dalam mengatasi keretakan fondasi bangunan, Anda mungkin perlu tahu bahan baku injeksi tersebut.
Secara ilmiah, polyurethane adalah kelompok polimer yang sangat bervariasi. Bahan ini terbentuk dari penghubungan antara serangkaian molekul sederhana secara berulang. Hasil akhirnya bersifat fleksibel dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan.

Baca juga : Injeksi epoxy untuk memperbaiki beton retak
Untuk tujuan perbaikan bangunan beton yang retak, terutama bagian fondasi, bahan karet ini diaplikasikan melalui injeksi polyurethane. Formulasinya disebut resin fluida yang ketika disuntikkan ke dalam celah retakan akan mengalami transformasi kimia, dari cairan menjadi padat.
Ketika proses ini terjadi, zat injeksi polyurethane akan mengembang secara eksponensial dan mengisi penuh setiap rongga pada keretakan beton. Selagi mengembang, zat ini pun cepat mengering, membuatnya ideal untuk lapisan anti-bocor atau waterproofing coating pada dak bangunan.

Mengapa Injeksi Polyurethane Lebih Unggul dibandingkan Epoxy?

diamantex.ca

Saat bahan injeksi polyurethane disuntikkan ke dalam celah retakan, zat ini akan terus-menerus mengembang hingga terjadi luapan. Artinya, jelas bahwa bahan ini telah mengisi setiap celah kecil pada keretakan. Dari segi efektivitas, bahan polyurethane jelas lebih unggul dibandingkan epoxy yang tidak mengembang saat disuntikkan ke dalam retakan, sehingga tidak 100% mengisi seluruh rongga retakan.

Baca juga : Injeksi semen | Cara tepat memperbaiki beton bocor
Daya rekat zat epoxy juga berkurang pada beton basah. Perbaikan keretakan fondasi pun hanya dapat dimulai saat hujan berhenti dan tanah mengering sepenuhnya. Bahkan, retakan beton lama yang telah diperbaiki dengan injeksi epoxy lebih cepat bocor kembali.
Bahan injeksi polyurethane juga lebih unggul karena bentuknya yang lentur, berbeda dari epoxy yang kaku. Ini berarti, ketika fondasi bergeser, seperti pada kebanyakan kasus, zat epoxy yang keras akan lebih cepat retak. Sebaliknya, lapisan polyurethane yang serupa dengan karet akan tetap menyatu dengan beton dan bergerak bersama fondasi.
Terakhir, bahan resin epoxy juga lebih mahal dibandingkan bahan injeksi polyurethane. Tentunya, faktor harga juga akan sangat menentukan pilihan Anda, bukan? Jadi, tentukan pilihan Anda sebijak mungkin sebelum mengatasi keretakan fondasi bangunan Anda.