Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Injeksi epoxy untuk memperbaiki beton retak

Injeksi epoxy digunakan untuk memperbaiki bagian bangunan yang mengalami retak. Banyak orang yang membiarkan dan menganggap enteng keretakan yang ada pada bangunan yang mereka tempati.
Nyatanya, keretakan adalah suatu kondisi yang tidak bisa dianggap remeh. Pasalnya, ini bisa menjadi awal dari timbulnya berbagai masalah lain, seperti; rusaknya struktur bangunan, munculnya rembesan air, terjadinya kebocoran, rusaknya plat beton, bahkan yang terparah bisa menyebabkan runtuhnya bangunan.

Oleh karenanya, masalah keretakan ini tak boleh diabaikan dan harus segera dicari solusi dan penyelesaian. Namun sebelumnya, perlu diketahui pula bahwa penyebab terjadinya pun bermacam-macam.

Mulai dari terjadinya gempa bumi, kesalahan struktur bangunan, bahan material yang buruk, adanya beban melebihi daya dukung, ataupun penyusutan/pemuaian yang umumnya terjadi pada proses pengeringan adukan semen.

Injeksi Epoxy Solusi Terbaik

Metode injeksi berbahan dasar cairan Epoxy Resin ini memang dikenal efektif menangani masalah keretakan bangunan.

injeksi epoxy

Dengan teknik sederhana, proses pengerjaan relatif cepat, serta biaya yang tidak terlalu mahal, menjadikan teknik injeksi ini sangat direkomendasikan.

Dalam proses pengerjaan, pekerja cukup menyuntikkan cairan tersebut pada beton yang retak dengan menggunakan alat khusus. Lalu, cairan resin akan otomatis bekerja memenuhi rongga atau celah yang disebabkan oleh retakan. Layaknya lem, bangunan pun akan merekat kembali.

Tak hanya itu, setelah kering, resin akan mengeras sehingga juga bisa memperkuat struktur beton. Lubang-lubang retak akan tertutupi dan konstruksi bangunan pun akan kembali solid

Jika dilihat dari keunggulan bahan dasarnya, berikut beberapa kelebihan menggunakan injeksi Epoxy.
  1. Kuat terhadap tekanan sehingga keamanan pun terjamin
  2. Memiliki daya lekat yang sangat baik
  3. Memiliki daya tarik dan lentur yang cukup baik sehingga diyakini mampu meredam gerakan atau getaran dari komponen yang diikat
  4. Tahan terhadap berbagai bahan kimia
  5. Bahan tidak mudah susut dan cukup stabil untuk jangka panjang

Proses Pengerjaan Injeksi Epoxy

Ada beberapa tahapan dalam proses pengerjaan injeksi Epoxy, yaitu;
  • Tahap Persiapan
Pada tahap ini, Anda bisa mengawalinya dengan menentukan dan menandai jalur retakan yang akan diperbaiki. Lalu setelah ditandai, bersihkan jalur tersebut menggunakan sikat kawat, agar debu, kotoran, dan lumut tidak lagi menempel.

Pasangkan injektor atau neple yang sebelumnya telah diberi perekat berbahan dasar Epoxy Resin.

Dengan bantuan pointer, usahakan penempatan neple tepat pada jalur retakan dan pastikan lubangnya tidak tersumbat. Atur jarak pemasangan setiap 20cm dengan model memanjang.

Namun, jika retakannya bercabang, neple harus dipasang di setiap persimpangan jalur retakan.

Jangan lupa pula untuk mengaplikasikan sealer + epoxy adhesive di antara masing-masing neple agar tidak ada material yang keluar dari celah ketika proses injeksi berlangsung.
  • Tahap Injeksi
Sebelum melakukan proses injeksi, Anda harus menggabungkan terlebih dulu dua material Epoxy yaitu Base dan Hardener. Masukkan dalam tabung dan aduk hingga rata.

Setelah itu, Anda bisa melakukan proses injeksi dari neple ke neple atau menggunakan selang berantai yang dikoneksikan antar neple.

Pada tahap ini, usahakan lakukan injeksi dengan tekanan rendah dan perlahan. Tak lain, agar material Epoxy bisa mengisi celah atau rongga dengan sempurna.
  • Tahap Finishing
Ketika jalur retakan telah terisi penuh, lepas selang konektor dan tutup semua neple agar material tidak keluar. Biarkan hingga 24 jam, baru setelahnya lepas seluruh neple dan selang dengan menggunakan gerinda.

Jangan lupa, bersihkan dan rapikan agar hasil tampak lebih estetis.

Itulah sekilas informasi tentang injeksi Epoxy sebagai solusi terbaik menangani keretakan. Tak hanya praktis dan efektif, juga cukup hemat nan ekonomis.